Prabowo: Pemerintah Jamin Hidup Keluarga Ojol Affan yang Dilindas Rantis Brimob
Presiden Prabowo Subianto menyatakan pemerintah akan menjamin kehidupan keluarga pengemudi ojek online Affan Kurniawan yang meninggal karena tertabrak kendaraan taktis (rantis) dalam unjuk rasa yang terjadi di Jakarta, Kamis (28/8) malam.
"Pemerintah akan menjamin kehidupan keluarganya dan akan memberi perhatian khusus kepada orang tuanya dan adik-adik dan kakak-kakaknya," kata Presiden dalam pernyataan pers melalui video yang diterima wartawan di Jakarta, Jumat (29/8).
Presiden mengatakan telah mengikuti perkembangan situasi penyampaian pendapat beberapa hari ini, terutama peristiwa yang menyebabkan kematian Affan. Prabowo pun menyampaikan duka cita dan keprihatinannya atas peristiwa tersebut.
"Saya atas nama pribadi dan atas nama Pemerintah Republik Indonesia mengucapkan turut berduka cita dan menyampaikan bela sungkawa yang sedalam-dalamnya," kata Presiden.
Prabowo memastikan akan memberikan tindakan tegas jika ditemukan bukti pelanggaran hukum oleh aparat keamanan terkait. Menurut Prabowo, seandainya ditemukan ada petugas yang berbuat di luar kepatutan dan ketentuan yang berlaku maka akan diambil tindakan sekeras-kerasnya sesuai hukum yang berlaku.
Menteri Pertahanan 2019-2024 itu menghimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap tenang dan percaya terhadap langkah pemerintah. Ia menekankan bahwa semua keluhan masyarakat akan dicatat dan ditindaklanjuti.
Kejadian rantis Brimob melindas pengendara ojek online itu terjadi pada Kamis (28/8) malam, setelah berbagai elemen masyarakat yang menggelar aksi unjuk rasa di sekitar kompleks parlemen, Jakarta, dipukul mundur oleh pihak kepolisian.
Akibatnya kericuhan terjadi hingga ke berbagai wilayah di sekitaran kompleks parlemen, mulai dari Palmerah, Senayan, hingga Pejompongan. Peristiwa rantis Brimob yang melindas pengemudi ojol itu diduga terjadi di wilayah Pejompongan.
Kadiv Propam Polri Irjen Pol. Abdul Karim mengatakan sebanyak tujuh anggota Satbrimob Polda Metro Jaya sedang diperiksa terkait insiden tersebut.
Menurut dia, ketujuh anggota Satbrimob Polda Metro Jaya itu berada di dalam mobil rantis yang menabrak pengemudi ojol saat kerusuhan itu terjadi.
Ketujuh anggota tersebut, kata dia, masing-masing berinisial Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu B, Bripda M, Baraka Y, dan Baraka J.