Menteri HAM Natalius Pigai Usulkan DPR Bikin Lapangan Khusus Demo, Ini Alasannya

ANTARA FOTO/Sulthony Hasanuddin/nym.
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menyampaikan keterangan usai menerima kunjungan Komisioner Tinggi PBB untuk Pengungsi (UNHCR) menyampaikan keterangan di Jakarta, Rabu (4/6/2025).
15/9/2025, 16.53 WIB

Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengusulkan agar Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menyediakan ruang atau lapangan khusus untuk demonstrasi. Ia mengatakan, negara berhak menghadirkan ruang demokrasi bagi rakyatnya.

“Rakyat menopang negara. Karena itu ruang demokrasi harus dibuka,” kata Pigai di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (15/9). 

Di DPR saat ini terdapat Badan Aspirasi Masyarakat (BAM), yang berfungsi untuk menyerap aspirasi dari masyarakat. Meski demikian, Pigai berpendapat, perlu ada ruang secara fisik yang khusus digunakan untuk menyampaikan pendapat. 

Rights to assembly, Ruang untuk berkumpul, rights to expression, ruang untuk ekspresi, ruang untuk menyampaikan pendapat, pikiran, dan perasaan kata dia. 

Kendati demikian, Pigai mengatakan belum menyampaikan usulannya itu pada DPR. Ia memilih untuk menyerahkan keputusannya pada parlemen. 

“Tergantung DPR yang minta. Kalau Komisi XIII memanggil, meminta, ya bagus,” kata dia. 

Jalan raya di depan DPR beberapa kali kerap menjadi sasaran demonstrasi. Salah satunya adalah demonstrasi tanggal 28 Agustus 2025 yang berujung dengan meninggalnya seorang pengemudi ojek online bernama Affan Kurniawan.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Ade Rosman