Soroti Kasus Keracunan, Peneliti BRIN Dorong Prabowo Jeda MBG

Katadata/Fauza Syahputra
Peneliti Utama Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional, Siti Zuhro menyampaikan paparan pada acara Katadata Policy Dialogue: Satu Tahun Prabowo-Gibran di Kantor Katadata, Plaza Blok M, Jakarta, Selasa (21/10/2025).
22/10/2025, 07.14 WIB

Peneliti Utama Politik Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Siti Zuhro, mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk menjeda sementara program Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Zuhro mengatakan, Prabowo harus membenahi permasalahan yang ada di dalam negeri di satu tahun kepemimpinannya, selain sibuk melakukan lawatan internasional. 

“Terutama bagaimana membasmi, mengurangi jumlah kemiskinan, penduduk miskin kita, pengangguran kita, stunting kita. Maka kalau memang MBG ini merupakan kebijakan populis, dan sangat top down, menurut saya jeda dulu lah,” kata Zuhro dalam acara Katadata Policy Dialogue 'Satu Tahun Prabowo-Gibran, Mengukur Langkah Awal Prabowonomics', di Lounge Katadata Indonesia, Plaza Blok M, Jakarta Selatan, Selasa (21/10). 

Ia mengatakan kasus keracunan tak bisa dilihat sebagai statistik belaka. Menurutnya, sekecil apapun keracunan bukan merupakan hal yang baik. 

“Jangan sampai yang disuarakan tentang hanya ‘kecil sekali yang keracunan 0,00000’ gitu kan. Apapun bunyinya, keracunan gitu loh. Tidak harus ratusan, ini ribuan sudah,” katanya. 

Ia pun meminta masyarakat untuk terus menyuarakan hal ini. Zuhro mengatakan, hal desakan ini perlu disampaikan hingga Prabowo mengegahuinya. 

“Maka kita kalau cinta pada negara kita, kita ucapkan ini. Karena Pak Prabowo belum tentu mendengar langsung kondisi yang seperti ini. Jadi teman-teman ini harus menyuarakan secara langsung,” kata dia. 

Menurut Zuhro, sebaiknya MBG dihentikan sementara. Dia mengusulkan MBG sebaiknya dilaksanakan dulu di daerah tertentu yang paling membutuhkan seperti 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) di Indonesia, serta daerah yang terdapat catatan stunting. 

“Lalu juga daerah-daerah basis stunting. Masa sih sudah usia 80 tahun merdeka, stunting bukan tambah mereda, hampir menyapu semua daerah. Saya ini peneliti dari daerah ke daerah,” kata Zuhro. 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Ade Rosman