Israel Akan Tambah Anggaran Pertahanan Rp 219 T untuk Perang dengan Iran
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan anggaran pertahanan Israel tahun ini akan ditambah hampir 40 miliar shekels atau sekitar Rp 219,32 triliun pada tahun ini. Lonjakan anggaran disebabkan oleh perang antara koalisi Amerika Serikat dan Israel dengan Iran yang dimulai bulan lalu.
Anggaran pertahanan Negara Zionis itu akan ditambah senilai 28 miliar shekel dengan anggaran cadangan senilai 10 miliar shekel. Alhasil, total anggaran pertahanan Israel tahun ini mencapai 140 miliar shekel.
"Perang dengan Iran mengeluarkan banyak uang. Karena itu, kami membutuhkan anggaran khusus senilai puluhan miliar shekel untuk menggenjot pengeluaran pertahanan," kata Netanyahu dalam keterangan resmi yang dikutip dalam Bloomberg pada Rabu (11/3).
Pemerintah Israel juga berencana untuk menunda penerbitana kebijakan baru untuk menjaga sumber daya manusia pertahanan. Kebijakan yang ditunda adalah pengecualian kewajiban mengabdi sebagai anggota militer Israel bagi lagi-lagi dalam kelompok ultra ortodoks.
Pengecualian mengabdi di militer Israel digodok oleh partai politik yang mendominasi koalisi politik Netanyahu, yakni Partai Ultra Ortodoks. Adapun Partai Ultra Ortodoks secara eksplisit menyatakan dukungan kepada Netanyahu bergantung pada kebijakan pengecualian tersebut.
"Perang adalah waktu untuk bersatu, untuk tanggung jawab nasional," kata Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich.
Berdasarkan laporan Bloomberg, anggaran tambahan sektor pertahanan akan digunakan untuk peremaaan peralatan militer dan gaji anggota cadangan. Perubahan anggaran pertahanan membuat alokasi maksimum tentara cadangan menjadi 100 ribu orang dari sebelumnya 40 ribu orang.
Sedangkan Center for Strategic and International Studies atau CSIS memperkirakan Amerika Serikat telah mengeluarkan sekitar US$ 3,71 miliar untuk kebutuhan amunisi dalam 100 jam pertama peran Iran-AS.
Adapun biaya total yang dikeluarkan Negeri Abang Sam pada 100 jam pertama perang Iran-AS diperkirakan mencapai US$ 45 miliar.
Adapun, dikutip dari Wana, anggaran pertahanan Iran pada 2026-2027 mencapai US$ 9,23 miliar. Angka tersebut telah naik 145% dari anggaran periode sebelumnya dengan pertimbangan menjaga stabilitas di tengah tingginya tensi kawasan Timur Tengah.