Gempa 5,8 Guncang Pandeglang, NTT Digempur Tujuh Gempa Besar dalam Tiga Hari
Gempa bumi bermagnitudo 5,8 mengguncang wilayah Pandeglang, Banten, pada Sabtu (22/8) dini hari. Gempa terjadi di tengah rentetan gempa bumi bermagnitudo di atas 5 yang kembali mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa Pandeglang terjadi pada pukul 00.41.43 WIB. Berdasarkan hasil analisis terbaru, gempa tersebut memiliki kedalaman 10 kilometer dengan episenter di laut. Gempa tidak berpotensi tsunami.
Episenter gempa berada sekitar 182 kilometer arah barat daya Sumur, Pandeglang, Banten. "Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas subduksi. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," demikian tertulis dalam situs BMKG.
Guncangan gempa dirasakan di sejumlah wilayah Pandeglang. Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan (shakemap), gempa dirasakan dengan skala intensitas III MMI di Cimanggu, Sumur, dan Cibitung. Pada skala III MMI, getaran dirasakan nyata di dalam rumah dan terasa seperti truk sedang melintas.
Hingga saat berita ini tertulis, tidak ada informasi gempa susulan.
Rentetan Gempa Magnitudo 5 Guncang NTT
Gempa bumi besar bermagnitudo di atas 5 masih mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT). Data BMKG menunjukkan, sejak 20 Agus22 Agustus 2026 tercatat tujuh kali gempa dengan magnitudo di atas 5 di wilayah tersebut.
Gempa terkini terjadi pada Sabtu (22/8) pukul 08.31 WIB di wilayah Flores. BMKG bermagnitudo 5,2 dengan kedalaman 16 kilometer. Episenter gempa berada di laut, sekitar 64 kilometer arah timur laut Ruteng, Manggarai, NTT.
BMKG menyebut gempa ini merupakan gempa dangkal akibat aktivitas Flores Back-Arc Thrust, dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault). Gempa tidak berpotensi tsunami.
Guncangan gempa dirasakan dengan skala IV MMI di Lamba Leda dan Sambi Rampas, Manggarai Timur, serta Reok, Manggarai. Pada skala tersebut, gempa dapat dirasakan oleh banyak orang di dalam rumah.
Gempa magnitudo 5,2 ini merupakan bagian dari rangkaian gempa susulan setelah gempa M7,7 yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026. Hingga Sabtu ini, Pukul 08.00 WIB, BMKG mencatat 5.089 aktivitas gempa susulan dengan magnitudo terbesar mencapai Magnitudo 6,2.