Ramai Kabar Prabowo Tunjuk Haji Isam Tangani Karhutla, Ini Kata Istana

Katadata/Karunia Putri
Pengusaha nasional Andi Syamsuddin Arsyad alias Haji Isam saat menghadiri seremoni penawaran umum perdana saham (IPO) PT RANS Entertainmen Indonesia Tbk (RANS) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Jumat (10/7).
Penulis: Ahmad Islamy
23/8/2026, 14.54 WIB

Sejumlah media lokal dan nasional ramai mengabarkan tentang penunjukan pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam yang sebagai koordinator penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan. Kabar itu pun mendapat tanggapan dari pemerintah.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi, menepis informasi itu. “Tidak ada, tidak benar itu,” ujar Prasetyo saat ditemui wartawan dalam acara akad nikah Kepala Sekretaris Pribadi Presiden Prabowo Subianto, Rizky Irmansyah, dengan Chika Yenalovi di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Minggu (23/8).

Menurut dia, pemerintah memang mengajak seluruh pihak untuk ikut berkontribusi dalam menangani karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatera dan Kalimantan. Namun, ia menegaskan tidak ada penunjukan Haji Isam sebagai koordinator penanganan karhutla.

“Bahwa semua pihak diminta ikut membantu, iya, tetapi kalau menjadi koordinator itu tidak, karena kewenangannya bukan di situ,” katanya.

Terkait penanganan karhutla, Prasetyo mengatakan pemerintah pusat telah menugaskan sejumlah pejabat setingkat menteri untuk menangani kebakaran di sejumlah wilayah yang menjadi prioritas.

Pemerintah saat ini juga memperkuat upaya pengendalian karhutla di Sumatra dan Kalimantan. Sebanyak 12.880 personel dikerahkan untuk mendukung operasi pemadaman, pelaksanaan operasi modifikasi cuaca (OMC), hingga pemantauan kualitas udara.

Enam provinsi yang dinilai memiliki risiko tinggi karhutla mendapat perhatian dan pengawasan khusus pemerintah. Keenam wilayah tersebut yakni Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

Presiden Prabowo sebelumnya juga memimpin rapat terkait penanganan karhutla di Kalimantan. Dalam agenda tersebut, Prabowo berkoordinasi dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Kalimantan Tengah pada Sabtu (22/8).

Pemerintah kemudian menginstruksikan penambahan peralatan dan fasilitas untuk mendukung proses pemadaman. Bantuan tersebut mencakup empat helikopter water bombing, 100 unit pompa air, 2.000 unit alat pelindung diri (APD), cangkul gepyok, sumur bor, serta selang air.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Antara