Gus Kikin Resmi Terpilih Sebagai Ketua Umum PBNU 2026-2031

ANTARA FOTO/Syaiful Arif/aww.
Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, KH Abdul Hakim Mahfudz (kanan) terpilih dalam Konferensi Wilayah (Konferwil) NU ke-18 di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Sabtu (3/8/2024).
31/8/2026, 08.29 WIB
Kiai Haji Abdul Hakim Mahfudz resmi menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama 2026-2031. Ini setelah  Ahlul Halli Wal Aqdi (AHWA) Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) resmi menetapkan sosok yang akrab dipanggil Gus Kikin itu untuk memimpin NU. 
 
Penetapan diambil lewat musyawarah AHWA di Gedung Serbaguna Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Senin (31/8). Musyawarah tersebut berlangsung dari pukul 06.20 hingga 07.00 WIB.
 
"Anggota Ahlul Halli wal Aqdi secara mufakat memutuskan memilih KH Abdul Hakim atau sehari-hari disebut Gus Kikin menjadi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama masa khidmah 2026–2031," kata anggota AHWA KH Anwar Iskandar dikutip dari Youtube PBNU, Senin (31/8).
 
Dalam pertemuan, AHWA menerima sejumlah nama yang diusulkan peserta Muktamar untuk memimpin PBNU. Ada lima nama yang mendapatkan suara tertinggi yakni Gus Kikin, KH. ZUlfa Musthofa, KH. Abdussalam Sohib, KH Yahya Cholil Staquf, dan Nusron Wahid. Di antara lima nama tersebut, Gus Kikin dapat suara tertinggi usai dipilih oleh 472 perwakilan.
 
Musyawarah AHWA diikuti sembilan anggota dan dipimpin oleh KH Miftachul Akhyar. Selain Miftachul dan Anwar, nama-nama lain yang tergabung dalam AHWA adalah K.H. Nurul Huda Djazuli, K.H. Said Aqil Siradj, Tengku K.H, Nuruzzahri Yahya, K.H. Afifudin Muhajir, K.H. Baharuddin HS, K.H. Anwar Manshur, dan K.H. Abun Bunyamin.
 
Meski demikian, hanya tujih anggota AHWA yang hadir dalam pembacaan hasil musyawarah. Dua lainnya, Said Aqil Siradj dan Nurul Huda Jazuli tak hadir dan diwakilkan berdasarkan surat pernyataan yang ditandatangani.
 
Usai ditetapkan untuk menggantikan Yahya Cholil Staquf, Gus Kikin mengatakan dirinya siap untuk mengemban tugas dalam memimpin PBNU. "Bersedia menjalankan tugas pengurus PBNU dengan sungguh-sungguh dan bertanggung jawab," katanya.
 
Gus Kikin adalah pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng sejak 2020. Dia juga sempat menjabat sebagai Ketua Tanfidziah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama Jawa Timur pada 2024 lalu.
 
 
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.