BNPB Siapkan Modifikasi Cuaca Atasi Dampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau
https://static.dw.com/
Erupsi Gunung Anak Krakatau
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyiapkan operasi modifikasi cuaca untuk membantu meluruhkan abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau yang tersebar di Provinsi Jakarta, Banten, dan Lampung.
Modifikasi cuaca akan dilakukan setelah kondisi cuaca dan keselamatan penerbangan memungkinkan. Ini karena abu vulkanik juga berdampak terhadap aktivitas sejumlah bandara.
"(Jika) Kondisi lebih kondusif, kami akan melaksanakan OMC. Pesawat sudah siap di (lapangan udara) Pondok Cabe," kata Kepala BNPB Suharyanto di Jakarta, Senin (7/9) dikutip dari Antara.
Modifikasi cuaca dilakukan untuk menurunkan material abu vulkanik dari atmosfer. BNPB juga menyiapkan teknik water mist untuk meningkatkan peluang hujan di wilayah terdampak.
Tak hanya itu, BNPB juga berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mengetahui kebutuhan penanganan masyarakat terdampak abu vulkanik.
"Kami telah melakukan video conference secara intensif untuk mengetahui perkembangan kondisi masyarakat terdampak erupsi," kata Suharyanto.
Dia juga meminta pemerintah daerah memastikan kesiapan perangkat penanggulangan bencana. Beberapa yang disoroti adalah sistem peringatan dini, tempat evakuasi, hingga ketersediaan stok pangan dan kebutuhan dasar.
"Jika masih dibutuhkan, bantuan dari pemerintah pusat akan kami dorong," katanya.
Suharyanto juga mengatakan, hingga saat ini belum ada pemerintah daerah yang menetapkan status darurat bencana terkait abu vulkanik Anak Krakatau.