5 Jurnalis Hilang, PFI Minta Tim SAR Cek Dua Pulau di Sekitar Anak Krakatau
ANTARA FOTO/HO/Dispenal/MRH/nym.
Prajurit TNI AL awak KRI Lepu-861 menggunakan teropong saat pencarian kapal cepat yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Kabupaten Lampung Selatan, Lampung, Rabu (9/9/2026).
Lima jurnalis yang hilang kontak saat peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau belum juga ditemukan. Pewarta Foto Indonesia (PFI) meminta Tim SAR gabungan untuk memperluas pencarian rekan mereka.
PFI berharap tim SAR bisa memeriksa kemungkinan para jurnalis itu terdampar di salah satu pulau di kawasan Gunung Anak Krakatau seperti Pulau Panjang dan Pulau Sertung. Mereka juga ingin tim bisa menyisir wilayah daratan di sekitar lokasi kejadian.
“Kami sangat berharap fokus pencarian juga bisa dimaksimalkan untuk menyisir ke pulau-pulau kecil di sekitar kawasan Gunung Anak Krakatau. Semoga ada titik terang dari sana,” kata Ketua Umum PFI Pusat, Dwi Pambudo dalam keterangan tertulis, Kamis (10/9).
PFI juga mengatakan bahwa kondisi cuaca dan arus Selat Sunda sangat dinamis. Menurut mereka, kemungkinan para jurnalis itu bisa menyelamatkan diri dan terdampar di dua pulau tersebut.
“Kami memohon bantuan Tim SAR untuk bisa menyisir area tersebut secara detail,” kata Ketua PFI Jakarta Herman Zakharia.
Kantor SAR Banten juga akan memperluas wilayah pencarian lima jurnalis yang hilang. Mereka akan menyisir ke arah utara sekitar Gunung Anak Krakatau.
Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad mengatakan, sebelumnya tim pencari telah memfokuskan pencarian di sisi Selatan hingga radius 20 nautical mile dari Gunung Anak Krakatau.
“Mungkin kami akan memperluas ke sisi utara sesuai dengan perhitungan arus, pergeseran ombaknya, dan angin,” kata Al Amrad di Pandeglang, Banteng, Kamis (10/9) dikutip dari Antara.
TNI Angkatan Laut juga ikut dalam pencarian dengan mengerahkan kapal besar sembari lego jangkar di sekitar lokasi. Tim SAR juga akan berkoordinasi dengan banyak pihak karena kondisi arus Selat Sunda yang ekstrem hingga aktivitas vulkanik Anak Krakatau yang belum juga mereda.
Reporter: Antara