Prabowo Sebut Ada Upaya Bajak Demokrasi: Mereka Mau Sogok Hakim Hingga Presiden

Youtube/PAN TV
Presiden Prabowo Subianto saat berpidato dalam HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta, Jumat (18/9). Foto: Youtube/PAN TV
18/9/2026, 22.56 WIB

Presiden Prabowo Subianto mengatakan dirinya telah mendukung demokrasi dan reformasi sejak masih aktif sebagai prajurit TNI. Meski demikian, ia mengingatkan bahwa ada pihak yang ingin membajak demokrasi.

Ia menyampaikan hal tersebut saat memberikan sambutan dalam peringatan HUT ke-28 Partai Amanat Nasional (PAN) di Jakarta International Convention Center (JICC), Jakarta, Jumat (18/9) malam.

Prabowo kemudian mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati dalam menjaga demokrasi. Menurutnya, ada pihak-pihak tertentu yang memiliki uang jumlah besar dapat membajak jalannya demokrasi.

“Mereka ingin membajak demokrasi kita. Mereka mau menyogok tokoh-tokoh politik kita, mereka membeli, menyogok hakim, jaksa, jenderal, menteri. Mereka mau menyogok presiden,” ujarnya.

Prabowo menyebut dirinya punya cita-cita serupa dengan para tokoh PAN dalam memperjuangkan reformasi. Presiden juga mengklaim dirinya mendukung demokrasi sejak lama. 

“Cita-cita kita sama, kita ingin demokrasi. Jangan salah, saya (waktu) di tentara mendukung demokrasi, saya mendukung reformasi,” ujarnya.

Lebih jauh, dia juga menyoroti penggunaan media sosial untuk memengaruhi masyarakat melalui pengerahan buzzer, robot, dan penyebaran informasi yang dinilai tidak benar. Prabowo berpendapat serangan terhadap suatu negara pada era saat ini dapat dimulai dengan merusak ruang informasi melalui media sosial.

“Anak-anak kita, bapak-bapak kita, rakyat-rakyat kita dirusak. Meraka coba pengaruhi dengan fitnah. Alhamdulillah rakyat kita tidak bodoh,” kata Prabowo.

Pada forum tersebut, Menteri Pertahanan 2019-2024 itu juga berencana untuk menggratiskan biaya pendidikan di sekolah negeri hingga perguruan tinggi negeri.

Prabowo mengatakan dirinya akan segara menggelar rapat terbatas (ratas) kabinet untuk membahas kebijakan biaya pendidikan di sekolah dasar negeri, sekolah menengah pertama negeri, sekolah menengah atas negeri, hingga universitas negeri dapat digratiskan ke depannya.

“Saya akan segera mengadakan ratas, pokoknya biaya pendidikan negeri harus gratis. Biaya Pendidikan negeri SD, SMP, SMA, universitas negeri harus gratis,” kata Prabowo, sebagaimana disiarkan oleh kanal Youtube PAN TV.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu