Prabowo Panggil Kepala BRIN ke Istana, Apa yang Dibahas?

ANTARA FOTO/Bayu Pratama S/nym.
Presiden Prabowo Subianto memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (21/10/2026).
Penulis: Mela Syaharani
Editor: Agustiyanti
27/10/2026, 15.48 WIB

Presiden Prabowo Subianto memanggil Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria dalam rapat terbatas (ratas) di Istana Kepresidenan pada Selasa (27/10). Arif mengaku belum mengetahui rencana pembahasan yang akan dilakukan bersama Prabowo. 

“Kami belum (mengetahui), kalau diminta menghadap Presiden tentu pasti ada hal- hal yang ingin dibicarakan,” kata Arif saat ditemui di kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (27/10).

Arif  tidak mengetahui apakah ada pihak lain yang diundang dalam ratas tersebut. Menurutnya, agenda ratas dapat dilakukan sendiri ataupun bersama-sama.

“Saya kurang tahu yang ikut siapa saja, tapi kalau dipanggil maka kami harus siap menghadap,” ujarnya.

Meski belum mengetahui hal yang dibahas, Arif menyebut BRIN telah menyiapkan sejumlah laporan yang menjadi penugasan untuk lembaganya. Dia menyebut Prabowo beberapa kali memintanya untuk melaporkan perkembangan riset atas lima bidang, mulai dari air, kesehatan, kebencanaan, sampah, dan satelit.

“Dalam kesempatan ini saya akan melaporkan progres riset mana yang sudah diterapkan di lapangan, mana yang masih perlu percepatan, mana yang perlu penyediaan infrastruktur, dan mana yang tinggal hilirisasi,” ujarnya.

Arif mengatakan ada beberapa riset yang sudah diselesaikan BRIN, salah satu contohnya adalah produk genteng. Bahan atap rumah tersebut saat ini sudah dalam proses produksi dan bekerja sama dengan Danantara.

Dia menyampaikan BRIN terus mencari partner untuk melakukan riset-riset, seperti yang berkaitan dengan air, sampah, obat-obat herbal.

“Kami BRIN bukan badan yang memproduksi, tapi melakukan riset. Namun kami harus memastikan apa yang dilakukan di dalam riset dapat dipercepat proses hilirisasinya agar berdampak pada masyarakat.,” ucapnya.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Mela Syaharani