Gencar Ekspansi, Kudo akan Ubah Merek dan Rilis Fintech Pinjaman

Instagram/kudo_indonesia
Ilustrasi, agen Kudo. Kudo target empat juta agen hingga 2021.
24/9/2019, 07.30 WIB

Kudo setidaknya memiliki dua rencana besar hingga awal tahun depan. Perusahaan yang menyediakan layanan e-commerce untuk masyarakat yang tidak memiliki akses atau tidak mau bertransaksi online ini berencana melakukan rebranding dan meluncurkan layanan pinjaman (fintech lending).

CEO sekaligus Co-Founder Kudo Agung Nugroho mengatakan, rebranding bakal dilakukan tahun ini. Namun, ia masih enggan memerinci rebranding seperti apa yang akan dilakukan. "Tunggu tanggal mainnya. Yang pasti kami akan menjadi lebih bagus, bisa lebih dimengerti, dan bisa serving warung lebih hebat lagi. itu tujuan kami," ujarnya di di sela-sela acara Fintech Summit di JCC, Jakarta, Senin (23/9).

(Baca: Mantan Petinggi Kudo Bangun Startup Logistik, Logisly)

Perusahaan juga berencana meluncurkan layanan-layanan baru, di antaranya fintech lending, tahun depan. Layanan-layanan baru ini diharapkan bisa membantu para agen Kudo mendapatkan pendapatan yang lebih banyak.

Hingga saat ini jumlah agen Kudo sudah mencapai lebih dari 2 juta agen di seluruh indonesia. Perusahaan menargetkan empat juta agen bergabung hingga 2021. Agung optimistis target tersebut bisa tercapai karena pertumbuhan agen rata-rata 44% setiap tahun.

Agung menyampaikan, pertumbuhan agen Kudo paling pesat terjadi di Aceh, Bengkulu, Kalimantan Tengah, Gorontalo, dan Sumatera Barat. Alhasil, transaksi di kelima provinsi itu tumbuh 132% tahun lalu.

(Baca: Fintech Bisa Berbagi Data Peminjam Nakal Mulai September)

Kudo juga berencana ekspansi ke negara lain. "Tapi mungkin tidak dalam waktu dekat, karena dalam satu sampai dua tahun ke depan kami ingin fokus di Indonesia,” kata Agung. Menurut dia, kebutuhan layanan jual-beli berbasis online masih tinggi.

Anak usaha Grab ini bekerja sama dengan perbankan dan fintech seperti BRI, BNI, dan OVO untuk menyediakan layanan pembayaran di toko agen. Kudo juga menyediakan tim yang akan mendatangi agen secara berkala, guna memantau perkembangan usaha dan memberi saran.