GoTo soal Gojek Gacor: Pengemudi Ojol Bayar Biaya Langganan tapi Gratis Komisi

Katadata/Fauza Syahputra
Seorang pengemudi ojek online (ojol) menunggu orderan di kawasan Palmerah, Jakarta, Kamis (3/7/2025).
Penulis: Rahayu Subekti
9/2/2026, 16.48 WIB

GoTo Gojek Tokopedia menegaskan bahwa pengemudi ojol yang mengikuti program berlangganan Gojek Gacor tidak akan dipungut komisi 20%. Beberapa driver ojek online mengakui program ini menambah jumlah order, tetapi mengeluhkan lokasi penjemputannya jauh.

Head of Driver Operations Gojek Bambang Adi Wirawan menyampaikan Gojek Gacor merupakan bagian dari program Apresiasi Mitra. Program ini memberikan akses kepada mitra pengemudi ojol untuk mengikuti program Gojek Gacor.

“Program langganan Gacor memberikan akses ke order GoRide Hemat,” kata Bambang dalam keterangan pers yang diterima Katadata.co.id, Senin (9/2).

Gojek Gacor merupakan singkatan dari Gojek Gampang Cari Orderan. Sedangkan GoRide Hemat adalah fitur layanan Gojek yang menawarkan tarif lebih murah dibandingkan GoRide Regular. Fitur ini memberikan opsi transportasi harian yang lebih ekonomis bagi penumpang.

Gojek menerapkan biaya berlangganan bagi mitra pengemudi ojol yang berpartisipasi dalam program GoRide Gacor. Besarannya sebagai berikut:

  • 1 – 2 perjalanan GoRide Hemat per hari: Rp 2.500
  • 2 - 4 perjalanan: Rp 7.000
  • 5 – 8 pesanan: Rp 9.500
  • Di atas 9 order: Rp 12.500

Pada masa uji coba, Gojek menawarkan promosi dengan biaya berlangganan hanya Rp 100. Biaya akan diambil pada hari berikutnya.

Pelanggan ojol Gojek bisa mendaftar dan berhenti mendaftar program GoRide Gacor kapan saja, namun dilakukan pada hari sebelumnya.

“Pada saat mitra pengemudi ojol menerima order GoRide Hemat, maka Gojek tidak akan mengenakan potongan alias komisi 0% di atas biaya langganan,” kata Bambang.

Potongan maksimal 20% diatur dalam Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP 667 Tahun 2022, dan diambil dari transaksi layanan pengantaran orang.

Selain Gojek Gacor, keuntungan lain dari program Apresiasi Mitra yakni bonus poin yang dapat ditukarkan dengan paket data internet hingga token listrik. Manfaat lainnya yakni gratis bayar iuran BPJS Ketenagakerjaan dan BPJS Kesehatan.

Mitra pengemudi ojol yang tergabung juga mendapatkan akses prioritas layanan CS Gojek Driver. “Gojek terus memperkuat kemitraan yang adil dan saling menguntungkan dengan mitra driver di seluruh Indonesia,” katanya.

Salah satu mitra pengemudi Gojek, Aji, sempat mengikuti program GoRide Gacor. Ia memanfaatkan program ini pada jam-jam sibuk seperti pukul 06.30 WIB hingga 09.30 WIB dan pada pukul 16.00 WIB hingga 21.00 WIB.

“Sebenarnya ini lumayan karena order yang masuk menjadi banyak.Tetapi, (lokasi penjemputan) terlalu jauh,” kata Aji kepada Katadata.co.id , Senin (2/2). “Hanya tiga hari saya ikut.”

Hal senada disampaikan oleh mitra pengemudi ojol Gojek, Alip. Berdasarkan informasi yang ia dapat dari rekan-rekan sesama driver ojek online , lokasi penjemputan penumpang jauh, sehingga tidak menutup biaya langganan GoRide Gacor.

Saluran YouTube dengan nama akun Aspal Online mengatakan, Gojek juga menawarkan promosi biaya berlangganan GoRide Gacor saat masa uji coba. Pada bulan Desember 2025 misalnya, biayanya hanya Rp 100.

Ia yang menerima pesanan di Jawa Tengah maupun Surabaya, mencatat GoRide Gacor tidak serta-merta membuat pesanan terus menerus mengalir. Untuk mengatasi hal ini, ia mendaftarkan diri di banyak aplikasi seperti Grab dan ShopeeFood, agar pesanan terus mengalir.

Selain itu, strategi mendaftarkan akun di banyak aplikasi, menurut dia bisa menutup biaya langganan.

"Perlu hati-hati jika ingin mendaftar. Kalau kalian full di Gojek, biaya berlangganan tidak terasa kalau mendapatkan order di atas sembilan. Kalau seperti saya hanya dapat lima order, terpotong Rp 9.500, tanggung sekali kan,” ujar dia.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Rahayu Subekti