Semakin banyak pengguna ChatGPT beralih ke chatbot AI lain setelah OpenAI menandatangani kesepakatan dengan Departemen Perang Amerika Serikat (DoD) atau Pentagon. Mereka juga menyerukan untuk meninggalkan aplikasi AI ini.
Kesepakatan dengan Pentagon, yang diumumkan pada akhir pekan lalu (27/2), terjadi setelah pemerintahan Donald Trump berupaya mengakhiri kontrak dengan Anthropic setelah perusahaan rintisan AI ini menyampaikan keberatan lantaran produknya yakni Claude digunakan untuk pengawasan penduduk secara massal dan senjata otonom.
“Para fanatik sayap kiri di Anthropic telah membuat KESALAHAN BESAR dengan mencoba MEMAKSA Departemen Perang, dan memaksa mereka untuk mematuhi Ketentuan Layanan mereka alih-alih Konstitusi kita,” tulis Presiden Donald Trump dalam unggahan di Truth Social pada Jumat (27/2).
Chatbot Claude dari Anthropic sejak itu melesat ke puncak tangga lagu aplikasi gratis Apple, mengalahkan ChatGPT dari OpenAI.
Dikutip dari TechCrunch, penghapusan aplikasi ChatGPT di AS melonjak 295% dari hari ke hari pada Sabtu, 28 Februari, karena konsumen menanggapi berita tentang kesepakatan OpenAI dengan DoD, yang telah diubah namanya di bawah pemerintahan Trump menjadi Departemen Perang.
Data itu menunjukkan peningkatan yang cukup besar dibandingkan dengan tingkat penghapusan aplikasi ChatGPT yang biasanya sebesar 9% per hari, sebagaimana diukur selama 30 hari terakhir.
Pertumbuhan unduhan ChatGPT di AS turun 13% dari hari sebelumnya pada Sabtu, menurut data dari penyedia intelijen pasar Sensor Tower. Angkanya turun lagi 5% pada Minggu (1/3).
Sementara itu, unduhan perangkat lunak Claude milik Anthropic, pesaing OpenAI, di AS melonjak 37% dari hari ke hari pada Jumat, 27 Februari, dan 51% pada Sabtu, 28 Februari, setelah perusahaan mengumumkan bahwa mereka tidak akan bermitra dengan departemen pertahanan AS.
Perubahan cepat ini juga tecermin dalam peringkat Claude di App Store, karena aplikasi ini mencapai peringkat Nomor 1 di App Store AS pada Sabtu (28/2), dan tetap berada di posisi ini hingga Senin, 2 Maret. Angka ini mencatatkan lonjakan lebih dari 20 peringkat dibandingkan dengan sekitar seminggu sebelumnya.
Konsumen juga menyampaikan pendapat mereka tentang kesepakatan OpenAI dalam peringkat aplikasi, di mana ulasan bintang 1 untuk ChatGPT melonjak 775% pada Sabtu (1/3), kemudian meningkat 100% dari hari ke hari pada hari Minggu (2/3), menurut Sensor Tower. Ulasan bintang lima menurun selama periode yang sama, turun 50%.
Anthropic mengatakan mereka tidak dapat menyepakati persyaratan kesepakatan dengan Pentagon, karena khawatir AI akan digunakan untuk memata-matai warga Amerika dan digunakan dalam persenjataan otonom sepenuhnya, ketika AI belum siap untuk melakukannya dengan aman.
CEO Anthropic Dario Amodei mengatakan bahwa perusahaannya tidak dapat menyetujui permintaan Pentagon. Ia mengatakan bahwa pemerintah mengancam akan menetapkan Anthropic sebagai 'perusahaan berisiko rantai pasok', label yang diperuntukkan bagi musuh Amerika Serikat dan belum pernah diterapkan pada perusahaan AS.
Sejumlah konsumen tampaknya mendukung posisi Anthropic dalam masalah ini, menurut data tersebut.