Investor mengalihkan likuiditas dari Bitcoin ke pasar saham untuk memburu penawaran saham perdana (IPO) perusahaan teknologi raksasa, seperti SpaceX, OpenAI, dan Anthropic.
Presiden Trump menandatangani perintah eksekutif yang mewajibkan akses awal Pemerintah AS ke model AI canggih untuk mengantisipasi risiko keamanan siber.
Anthropic, pembuat Claude AI, mengajukan IPO rahasia dengan valuasi mencapai US$965 miliar, melampaui rivalnya OpenAI dan menjadi sorotan pasar teknologi.
Pembuat ChatGPT, OpenAI meluncurkan GPT-5.5-Cyber, model AI khusus yang lebih permisif untuk membantu pakar keamanan siber dalam identifikasi kerentanan dan analisis malware.
IMF, bank dunia, dan bank sentral dunia menyoroti AI Mythos sebagai ancaman baru stabilitas finansial. Ketimpangan akses berpotensi memperbesar kerentanan negara berkembang.
Anthropic menginvestigasi laporan bahwa pengguna yang tidak berwenang telah memperoleh akses ke model AI Mythos. Jika akses ilegal ini benar, insiden ini dapat menimbulkan risiko keamanan siber.
Bank-bank di AS dan Inggris mulai mendapatkan akses ke model AI Mythos, yang batal dirilis Anthropic karena dianggap berbahaya. Bank sentral di India dan Singapura mulai mewaspadai hal ini.
Regulator keuangan Asia, termasuk Hong Kong, meningkatkan kewaspadaan dan menyiapkan kerangka kerja baru untuk mengatasi risiko keamanan siber yang ditimbulkan oleh AI Mythos dari Anthropic.
Bank-bank raksasa seperti JPMorgan berebut akses ke AI Mythos Anthropic yang batal dirilis, meski lembaga global memperingatkan risikonya bagi keamanan siber perbankan.
Pemerintahan Donald Trump meminta Anthropic memberikan akses ke model AI Mythos yang batal dirilis karena berbahaya. Perusahaan sempat masuk daftar hitam AS karena menolak AI-nya dipakai untuk perang.
Perusahaan kecerdasan buatan Anthropic mengonfirmasi telah memberikan pengarahan kepada pemerintahan Amerika Serikat di bawah Donald Trump terkait model AI terbarunya, Mythos.
Asosiasi industri teknologi termasuk Google dan Nvidia menyurati Pentagon keberatan atas label 'risiko rantai pasokan' yang disematkan pada perusahaan AI Anthropic, menyamakannya dengan musuh AS.
OpenAI menghadapi gelombang boikot dan migrasi pengguna ChatGPT setelah menandatangani kesepakatan kerja sama dengan Pentagon atau Departemen Pertahanan AS.
Sebanyak 957 karyawan Google dan OpenAI menandatangani surat terbuka menentang penggunaan AI untuk perang, menyusul laporan bahwa Claude dipakai militer AS dalam perang di Iran.