HUT ke-38, Lintasarta Hadirkan Komitmen AI Aman dan Terukur untuk Tanah Air

Lintasarta
Momentum 38 Tahun, Lintasarta dorong inovasi dan literasi AI nasional.
7/5/2026, 10.23 WIB

Lintasarta merayakan 38 tahun perjalanan bisnisnya dengan menegaskan transformasi sebagai Beyond AI Factory di bawah naungan Indosat Ooredoo Hutchison Group. Melalui tema “Empowering Beyond: Menembus Batas, Menciptakan Dampak untuk Indonesia”, perusahaan menegaskan komitmennya memperkuat ekosistem digital dan kecerdasan buatan (AI) di Tanah Air.

Selama hampir empat dekade, Lintasarta terus memperkuat fondasi teknologi yang adaptif di tengah percepatan adopsi AI dan kompleksitas lanskap digital. Perusahaan mendorong transformasi Beyond AI Factory, yakni pendekatan yang tidak hanya berfokus pada pengembangan AI, tetapi juga memastikan implementasinya aman, terukur, dan berdampak bagi industri maupun ekosistem nasional.

“Lintasarta tidak hanya beradaptasi terhadap perubahan, tetapi terus mentransformasi diri untuk tetap relevan dan berdampak. Di tengah akselerasi AI dan kompleksitas lanskap digital, kami melangkah melampaui konsep AI Factory, menghadirkan AI sebagai solusi terintegrasi yang siap diskalakan, aman, dan memberikan nilai nyata bagi industri serta Indonesia. Empowering Beyond adalah komitmen kami untuk mendorong adopsi AI yang lebih luas dan berdampak,” ujar Armand Hermawan dalam keterangan resmi, Selasa (05/05/2026).

Strategi tersebut diperkuat melalui fondasi 4C yang mencakup Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration. Connectivity diarahkan untuk menjaga keandalan sistem digital nasional, sementara Cloud mendukung fleksibilitas infrastruktur enterprise di era AI dan data. Adapun Cybersecurity menjadi lapisan utama perlindungan dan kepatuhan data, sedangkan Collaboration mendorong kolaborasi lintas industri guna mempercepat inovasi dan kesiapan AI nasional.

Implementasi strategi 4C dijalankan melalui nilai perusahaan yang terangkum dalam I CARE, yakni Innovation, Collaboration, Agility, Resilience, dan Ethics. Nilai tersebut menjadi pedoman perusahaan dalam menjalankan operasional dan melayani pelanggan, sekaligus mendukung pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan.

Pada perayaan ulang tahun ke-38, Lintasarta juga menggulirkan program sosial Lintasarta Peduli Negeri melalui pemberdayaan di tiga yayasan panti asuhan dan delapan kegiatan sosial. Salah satunya adalah program Lintasarta Mengajar yang berfokus pada literasi digital dan pengenalan AI bagi generasi muda.

Melalui keterlibatan langsung para karyawan yang disebut Laskar, perusahaan menilai transformasi digital tidak hanya ditopang teknologi, tetapi juga sumber daya manusia. Edukasi AI, dukungan konektivitas, hingga program kesehatan menjadi bagian dari upaya membangun generasi yang siap menghadapi era digital.

Ke depan, Lintasarta akan terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis transformasi digital Indonesia melalui pengembangan ekosistem AI terintegrasi, peningkatan kapabilitas talenta, dan kolaborasi lintas sektor.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap teknologi yang kami hadirkan tidak hanya relevan, tetapi mampu menciptakan dampak nyata, membuka peluang baru, dan memperkuat kesiapan Indonesia dalam menghadapi masa depan digital. Bersama seluruh ekosistem, kami akan terus melangkah lebih jauh untuk menembus batas,” tutup Armand.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.