Start up pengelola sampah, Rekosistem, meluncurkan fasilitas waste station di area RDTX Place, Karet Kuningan, Jakarta Selatan.

CEO Rekosistem Ernest Layman mengatakan fasilitas ini merupakan hasil kolaborasi bersama Yayasan WWF Indonesia untuk mengurangi sampah plastik di Jakarta hingga 30%. Ia menyebut hingga saat ini sudah ada 28 waste station dan dropbox di sejumlah kota di Jakarta, Banten, Jawa Barat, dan Jawa Timur. 

“Pada Juli ini kami juga meluncurkan waste station baru di Museum Angkut, Kota Batu,” katanya, Rabu (5/7).

Ernest melanjutkan Rekosistem saat ini telah mendaur ulang sekitar 11.500 ton sampah dari 20.000 rumah tangga, dan lebih dari 100 tempat komersial. Adapun waste station, merupakan satu dari layanan Rekosistem selain penjemputan (repickup), dan waste hub.

Irfan Bachtiar, Director of Climate and Market Transformation WWF Indonesia, mengatakan kepedulian terhadap lingkungan dapat menjadi gaya hidup baru masyarakat perkotaan. 

“Kolaborasi antara WWF Indonesia dan Rekosistem mengajak masyarakat berperan aktif dalam pengelolaan sampah,” katanya. 

Halaman:
Reporter: Rezza Aji Pratama