Italia Akan Investasikan US$ 97 Juta di Pabrik Panel Surya Enel

Enel.com
Pemerintah Italia akan berinvestasi di pabrik panel fotovoltaik milik Enel di Sisilia untuk meningkatkan produksi dan menjadi produsen utama panel surya di Eropa.
Penulis: Hari Widowati
5/2/2024, 17.29 WIB

Pemerintah Italia akan berinvestasi di pabrik panel fotovoltaik milik Enel di Sisilia. Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni mengatakan investasi ini akan mendukung rencana pemerintah untuk meningkatkan produksi dan menjadi produsen utama panel surya di Eropa.

"Ada 90 juta euro (US$97 juta) untuk proyek ini dari Rencana Pemulihan dan Ketahanan Nasional (NRRP) ... yang akan memungkinkan pabrik yang ada saat ini untuk memperkuat dirinya sendiri dan untuk jalur produksi baru yang akan didirikan," kata Meloni di akhir kunjungannya ke pabrik 3Sun seperti dikutip Reuters, di Catania, pada Sabtu (3/2).

Ia yakin Catania akan menjadi salah satu pusat terpenting dalam produksi panel surya di Eropa. Kapasitas produksi di pabrik milik Enel tersebut saat ini sekitar 200 megawatt (MW) per tahun akan ditingkatkan menjadi 3 gigawatt (GW) pada akhir tahun ini. Pembangunan pabrik panel surya ini tertunda enam bulan dibandingkan dengan apa yang awalnya diumumkan oleh Enel pada tahun 2022.

Meloni mengatakan bahwa pemerintah Italia ingin menciptakan 700 lapangan kerja baru pada akhir tahun 2024. Selain itu, ada 1.000 lapangan kerja yang secara tidak langsung tercipta di perusahaan-perusahaan yang bekerja sama dengan pembangkit listrik tenaga surya.

Proyek untuk meningkatkan kapasitas pabrik panel surya ini muncul ketika Uni Eropa berusaha mempercepat peralihan ke energi terbarukan dan mengakhiri ketergantungannya pada gas yang diimpor dari Rusia. Meloni, yang mulai menjabat pada Oktober 2022, telah berjanji untuk meningkatkan energi terbarukan di bagian selatan untuk mencoba mengatasi kurangnya pembangunan selama beberapa dekade. "Kami ingin dan harus kompetitif di sektor ini dibandingkan dengan para pemain Asia," kata Meloni.

Pada bulan Januari, Enel mendapatkan paket pendanaan senilai 560 juta euro dari Bank Investasi Eropa (EIB) dan sekelompok bank Italia, yang dipimpin oleh UniCredit, untuk memperluas pabrik panel surya. Pendanaan lebih lanjut untuk pembangkit listrik ini akan berasal dari dana inovasi Uni Eropa untuk proyek-proyek teknologi hijau.

Menurut beberapa sumber, grup energi ini juga sedang dalam pembicaraan dengan para calon investor untuk kemungkinan menjual hingga 50% saham di pabrik tersebut.