TN Tesso Nilo Kedatangan Anggota Baru, Anak Gajah Jantan Lahir dari Induk Lisa

Facebook/BTN Tesso Nilo
Seekor anak gajah lahir di Taman Nasional Tesso Nilo, Riau, Rabu (10/6/2026).
29/9/2026, 09.44 WIB

Taman Nasional Tesso Nilo (TNTN) di Riau kedatangan anggota baru. Satu individu gajah sumatra jantan lahir dalam keadaan sehat, pada Senin (28/9) malam, dari induk bernama Lisa.

Pagi ini, keduanya dilaporkan dalam kondisi baik. Momen ini dibagikan Balai TNTN melalui Instagram resminya.

“Tepat sekitar pukul 19.00 WIB, Mama Lisa melahirkan satu ekor anak gajah dengan selamat,” demikian dikutip pada Selasa (29/9).

Hanya berselang 20 menit setelah lahir, anak gajah tersebut sudah mampu berdiri dan menopang tubuhnya dengan baik. 

“Mama Lisa dan anaknya dalam kondisi baik. Pemantauan akan terus dilakukan untuk memastikan keduanya tetap sehat, aman, dan mendapatkan perawatan terbaik,” tulis Balai TNTN dalam unggahan Instagramnya. 

Pihak balai kemudian membagikan cerita, beberapa perubahan mulai terlihat pada Gajah Lisa sejak 27 September lalu. Mamae atau kelenjar susu mengeras, perilaku lebih gelisah, dan pergerakan Lisa semakin melambat. Kondisi Lisa pun dipantau secara intensif oleh mahout atau pawang gajah, dokter hewan, dan perawat hewan. 

Pada Senin (28/9) sore, tanda-tanda kelahiran semakin jelas hingga akhirnya lahirlah satu anak gajah. Sebagai informasi, Gajah Lisa merupakan salah satu gajah binaan di Camp Elephant Flying Squad TNTN, yang membantu memitigasi konflik antara manusia dan gajah liar.

Pihak balai menuturkan, kelahiran kali ini bukan hanya menambah anggota di Camp, tapi sekaligus menjadi harapan bagi upaya pelestarian gajah sumatra dan hutan Tesso Nilo.

Menyusul Kedatangan Nona Seroja

Pada awal Juni lalu, Camp Elephants Flying Squad TNTN dikejutkan dengan lahirnya satu individu gajah betina dari induk bernama Ria, yang kehamilannya tidak terdeteksi sebelumnya. 

Anak gajah yang kemudian diberi nama ‘Nona Seroja’ ini merupakan anak kelima gajah Ria yang lahir di Camp Elephants Flying Squad TNTN, sebagai hasil kembang biak dengan gajah liar. Sebelumnya, gajah Ria telah melahirkan empat anak gajah yang diberi nama Tesso, Tino, Harmoni, dan Domang.

Mengutip keterangan Kementerian Kehutanan sebelumnya, kelahiran Nona Seroja menambah total gajah di Camp menjadi delapan individu. Dengan lahirnya satu lagi individu gajah dari induk Lisa, jumlahnya kini bertambah menjadi sembilan individu, terdiri dari tiga gajah dewasa, dua gajah remaja, dan empat anak gajah.

International Union for Conservation Nature (IUCN) telah menetapkan status konservasi gajah sumatra dalam kategori Critically Endangered atau berada di ambang kepunahan.

Satwa eksotis ini juga termasuk mamalia yang dilindungi, menurut Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi. 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Ajeng Dwita Ayuningtyas