Tesso Nilo merupakan salah satu benteng terakhir hutan dataran rendah di Sumatra, habitat penting gajah Sumatra, serta penopang sumber air bagi masyarakat di sekitarnya.
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq mengungkap temuan adanya 70.000 hektare dari total 81.793 hektare kawasan Taman Nasional Teso Nilo telah berubah menjadi perkebunan kelapa sawit.
Menteri Nusron Wahid mengatakan Kementerian ATR/BPN tidak akan menunggu proses verifikasi ulang karena pengecekan lokasi sudah dilakukan dan hasilnya menunjukkan pelanggaran.