IHSG Sesi I Turun 0,23%, Saham CBDK, PANI, hingga RATU Justru Melonjak

ANTARA FOTO/Erlangga Bregas Prakoso/wpa.
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup turun 0,23% atau 16,49 poin ke level 7.216 pada perdagangan saham sesi pertama akhir pekan ini, (24/1).
24/1/2025, 12.10 WIB

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup turun 0,23% atau 16,49 poin ke level 7.216 pada perdagangan saham sesi pertama akhir pekan ini, (24/1).

Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai transaksi saham mencapai Rp 6,56 triliun dengan volume 10,21 miliar saham dan frekuensi sebanyak 683,8 ribu kali. Sebanyak 233 saham menguat, 325 saham terkoreksi, dan 397 saham tidak bergerak. Adapun kapitalisasi pasar IHSG sesi pertama siang ini mencapai Rp 12.530 triliun.

Tak hanya itu dari sebelas sektor saham yang ada di BEI, tujuh sektor terpantau turun. Saham-saham infrastruktur mencatat penurunan terbesar yakni sebesar 1,12%. Adapun sektor tersebut yang turun yakni PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) turun 0,83% ke Rp 240 per lembar saham. 

Di sisi lain, bursa saham Asia didominasi didominasi terapresiasi. Indeks Shanghai Composite tumbuh 0,73%, Hang Seng terangkat 1,81%, dan Nikkei naik 0,06%. Sebaliknya Straits Times tergelincir 0,08%.

Saham top gainers:

  • PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) naik 16,70% ke Rp 12.925
  • PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) naik 16,70% ke Rp 8.675
  • PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU) naik 10% ke Rp 7.150
  • PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) naik 2,48% ke 7.225
  • PT TBS Energi Utama Tbk (TOBA) naik 2,73 ke Rp 376

Saham top losers:

  • PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) turun 4,25% ke Rp 9.675
  • PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) turun 4,05% ke Rp 14.200
  • PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) turun 3,81% ke Rp 1.010
  • PT Bumi Resources Tbk (BUMI) turun 3,20% ke Rp 121
  • PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) turun 2,88% ke Rp 675
 
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Nur Hana Putri Nabila