YUPI Bakal Tebar Dividen Rp 1,59 Triliun, Yield Capai 8%

YUPI
Ilustrasi. Harga saham YUPI dibuka 0,46% di level Rp 2.200 setelah sempat anjlok 3,95% atau 90 poin ke level 2.190 pada perdagangan kemarin, Selasa (1/7).
Penulis: Karunia Putri
Editor: Agustiyanti
2/7/2025, 09.31 WIB

Emiten produsen permen, PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI)  akan membagikan dividen final sebesar Rp 1,59 triliun atau senilai Rp 187,25 per saham kepada para pemegang saham. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dilanjutkan dengan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).

Merujuk keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, manajemen YUPI menyebut bahwa RUPST menyetujui pembagian dividen final tunai sebesar Rp 503.29 miliar atau senilai Rp 58,90 per saham. Dana tersebut diambil dari laba bersih tahun buku 2024.

Namun, RUPSLB yang digelar di hari yang sama juga menyetujui pembagian dividen tambahan sebesar Rp 1,09 triliun atau senilai Rp 128,35 per saham yang berasal dari penggunaan sebagian saldo laba ditahan hingga tahun 2024.

“Maka total dividen final tunai yang akan dibagikan kepada pemegang saham perseroan adalah sebesar Rp 187,25,” kata manajemen dalam keterbukaan dikutip Rabu (2/7).

Berikut jadwal lengkap pembagian dividen final YUPI untuk tahun buku 2024:

  • Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi: 4 Juli 2025
  • Ex dividen di pasar reguler dan negosiasi: 7 Juli 2025
  • Cum dividen di pasar tunai: 8 Juli 2025
  • Ex dividen di pasar tunai: 9 Juli 2025
  • Tanggal daftar pemegang saham yang berhak atas dividen tunai: 8 Juli 2025
  • Tanggal pembayaran dividen: 10 Juli 2025

Harga saham YUPI dibuka 0,46% di level Rp 2.200 setelah sempat anjlok 3,95% atau 90 poin ke level 2.190 pada perdagangan kemarin, Selasa (1/7). Harga saham perseroan naik 1,86% dan terkoreksi 8,37% sejak melantai di BEI pada 25 Maret tahun ini.

Dengan harga saham Rp 2.200, maka imbal hasil atau yield dividen yang diterima investor YUPI mencapai 8,5%.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Karunia Putri