IHSG Rontok Lagi, Saham Perbankan Raksasa BBCA, BMRI dan BBNI Berguguran
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 3,19 poin atau 0,05% ke 6.878 pada perdagangan saham hari ini, Kamis (3/7). Padahal IHSG pada sesi pertama sempat naik 20,40 poin atau 0,30% ke level 6.901.
Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai transaksi saham hari ini mencapai Rp 8 triliun dengan volume 18,50 miliar saham dan frekuensi sebanyak 1,03 juta kali. Sebanyak 324 saham menguat, 239 saham terkoreksi, dan 230 saham tidak bergerak. Adapun kapitalisasi pasar IHSG sore ini mencapai Rp 12.121 triliun.
Dari sebelas sektor saham yang ada di BEI, tiga sektor terpantau melemah. Saham-saham sektor keuangan mencatat penurunan terbesar, yakni 0,31%. Saham emiten tersebut yang berada di zona merah misalnya, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang tergelincir 0,86% ke Rp 8.600 per saham.
Kemudian diikuti saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun 0,63% ke Rp 4.740 dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) terkoreksi 1,24% ke Rp 3.970. Sedangkan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) terpantau stagnan di Rp 3.680.
Di sisi lain, bursa saham Asia justru didominasi naik. Indeks Nikkei naik 0,06%, Straits Times terapresiasi 0,22%, dan Shanghai Composite naik 0,18%. Sebaliknnya Hang Seng turun 0,63%.
Daftar saham top gainers:
- PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) naik 15,38% ke Rp 270
- PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik 8,50% ke Rp 1.595
- PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) naik 5,88% ke Rp 1.440
Daftar saham top losers:
- PT Bukalapak.com Tbk (BUKA) turun 3,23% ke Rp 120
- PT Barito Pacific Tbk (BRPT) turun 2,53% ke Rp 1.540
- PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) turun 2,52% ke Rp 2.710