IHSG Ditutup Turun 1,04%, Harga Saham Bank Jumbo BBCA, BBRI, BBNI dan BMRI Susut
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG anjlok 85,53 poin atau 1,04% ke level 8.152 pada penutupan perdagangan sore ini, Rabu (22/10). Sebanyak 321 saham menguat, 349 saham terkoreksi, dan 139 saham tidak bergerak.
Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai transaksi saham hari ini mencapai Rp 23,08 triliun dengan volume 29,70 miliar saham dan frekuensi sebanyak 2,44 juta kali. Adapun kapitalisasi pasar IHSG mencapai Rp 15.065 triliun.
Seiring dengan anjloknya IHSG, saham-perbankan raksasa RI rontok seiring dengan Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk menahan suku bunga acuan (BI Rate) di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang digelar pada 21–22 September 2025. Suku bunga deposit facility tetap sebesar 3,75%, sedangkan lending facility bertahan di 5,50%.
Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) turun paling besar, yakni terperosok 3,24% ke Rp 8.200. Kemudian diikuti bank pelat merah yakni PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) turun 1,60% ke Rp 3.700, PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) tergelincir 0,49% ke Rp 4.030, dan PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) turun 0,46% ke Rp 4.330.
ari sebelas sektor saham yang ada di BEI, tujuh sektor terpantau merah. Saham-saham bahan baku mencatat penurunan terbesar, yakni 2,72%. Saham emiten tersebut yang berada di zona merah misalnya, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun 3,65% ke Rp 3.170 per lembar saham.
Di sisi lain, bursa saham Asia didominasi turun. Indeks Hang Seng turun 0,94%, Nikkei turun tipis 0,02%, dan Shanghai Composite terkoreksi 0,07%. Sebaliknya Straits Times tumbuh 0,32%.
Saham top gainers:
- PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) naik 25% ke Rp 3.900
- PT Fast Food Indonesia Tbk (FAST) naik 15% ke Rp 540
- PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) naik 19,96% ke Rp 15.025
Saham top losers:
- PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) turun 5,56% ke Rp 1.250
- PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) turun 5,26% ke Rp 108
- PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) turun 5,21% ke Rp 910