Profil 20 Calon Pengganti ADK OJK Lolos Seleksi Tahap Awal
Panitia Seleksi (Pansel) Pemilihan Calon Pengganti Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengumumkan 20 nama yang lolos seleksi administratif. Pansel yang diketuai Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa itu menyatakan, seluruh kandidat juga telah melewati tahapan penilaian makalah.
“Seluruh Calon Pengganti ADK OJK yang telah lulus Seleksi Administratif (termasuk Penilaian Makalah) wajib mengikuti Seleksi berikutnya yang terdiri atas Masukan Masyarakat, Penelusuran Rekam Jejak, Asesmen, Pemeriksaan Kesehatan, dan Wawancara,” tulis Pansel dalam pengumuman yang dikutip Rabu (4/3).
Sejumlah petinggi lembaga keuangan negara dan regulator masuk dalam daftar tersebut. Mulai dari internal OJK, pejabat Kementerian Keuangan, petinggi Danantara hingga pejabat Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Berikut profil 20 calon pengganti ADK OJK:
Dari internal OJK
1. Friderica Widyasari Dewi
Friderica Widya Sari saat ini menjabat sebagai pejabat sementara (pjs) ketua dan wakil ketua Dewan Komisioner OJK, menggantikan Mahendra Siregar dan Mirza Adityaswara. Penunjukan tersebut diputuskan dalam rapat Dewan Komisioner OJK di Jakarta, akhir Januari lalu.
Perempuan yang akrab disapa Kiki itu adalah anggota Dewan Komisioner OJK periode 2022–2027. Sebelum menjadi pjs ketua Dewan Komisioner OJK, Kiki menjabat sebagai kepala eksekutif pengawas perilaku pelaku usaha jasa keuangan, edukasi, dan perlindungan konsumen OJK.
Kiki memiliki pengalaman panjang di industri pasar modal. Ia berkarier lebih dari satu dekade di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 2005 dan sempat menjabat direktur pengembangan pasar pada 2009–2015.
Kariernya berlanjut sebagai direktur keuangan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) pada 2015–2016, kemudian direktur utama KSEI pada 2016–2019. Ia juga pernah menjadi direktur utama BRI Danareksa Sekuritas pada 2020–2022.
2. Hasan Fawzi
Hasan Fawzi saat ini menjadi pjs kepala eksekutif pengawas pasar modal, keuangan derivatif, dan bursa karbon OJK. Sebelumnya, ia menjabat sebagai kepala eksekutif pengawas ITSK, aset keuangan digital dan aset kripto OJK.
Hasan meraih gelar sarjana teknik dari Institut Teknologi Bandung (ITB) serta MBA dari Université Pierre Mendès France, Grenoble. Ia juga menyandang gelar magister manajemen dari Universitas Indonesia.
Hasan memulai karier di PT Kliring Depositori Efek Indonesia, kemudian bergabung dengan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI). Ia pernah menjabat Direktur Utama KPEI selama dua periode (2012–2018) serta Direktur Pengembangan BEI pada 2018–2022.
Sebelumnya, ia juga menjabat komisaris utama PT Pefindo Biro Kredit dan komisaris independen PT Merdeka Battery Materials Tbk.
3. Hermawan Bekti Sasongko
Hernawan Bekti Sasongko merupakan anggota Badan Supervisi OJK sejak 2023. Ia memiliki pengalaman panjang di bank sentral dan otoritas keuangan.
Ia pernah menjadi senior economist Bank Indonesia New York pada 2003–2006. Hermawan juga menjabat kepala divisi/analis ekonomi senior Departemen Internasional Bank Indonesia pada 2010–2013 hingga deputi komisioner di OJK pada berbagai bidang strategis, termasuk internasional dan riset.
Hernawan adalah lulusan Universitas Kristen Indonesia dan melanjutkan studi magister di Royal Melbourne Institute of Technology, Australia.
4. Hidayat Prabowo
Hidayat Prabowo saat ini menjabat kepala OJK Provinsi Jawa Tengah. Pria kelahiran 1968 itu adalah lulusan pendidikan S1 di Universitas Gadjah Mada dan meraih gelar magister akuntansi dari Universitas Indonesia.
Sebelumnya, ia pernah menjabat group head audit internal Bank Mandiri pada 2010–2013, direktur eksekutif OJK bidang manajemen risiko dan pengendalian kualitas pada 2014–2018, serta deputi komisioner bidang audit internal, manajemen risiko, dan pengendalian kualitas pada 2018–2025.
5. Lasmaida Gultom
Lasmaida Gultom pernah menjabat direktur literasi dan edukasi keuangan OJK pada periode 2015–2025 dan kini telah purnabakti. Sebelum bergabung dengan OJK, ia menempuh pendidikan doktoral di bidang Manajemen Bisnis di Institut Pertanian Bogor.
6. Rizal Ramadhani
Rizal Ramadhani saat ini menjabat deputi komisioner pengawas perilaku pelaku usaha jasa keuangan dan pelindungan konsumen OJK. Ia dilantik pada 1 Juli 2024 oleh Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK saat itu, Mirza Adityaswara.
Sebelumnya, Rizal menjabat deputi komisioner hukum dan penyidikan OJK.
7. Darmansyah
Pejabat OJK selanjutnya yang lolos dalam tahap administrasi adalah Darmansyah. Dia menjabat deputi komisioner perencanaan strategis, keuangan, sekretariat Dewan Komisioner dan Logistik OJK. Ia pernah menjadi kepala OJK Regional IX Kalimantan serta kepala Departemen Hubungan Masyarakat dan Logistik OJK.
8. Bambang Mukti Riyadi
Bambang Mukti Riyadi saat ini menjabat deputi komisioner hubungan internasional, APU-PPT, dan daerah OJK. Ia pernah menjadi kepala OJK Regional 4 Jawa Timur pada 2020–2024.
Sebelumnya, Bambang berpengalaman sebagai account manager di Bank Mandiri serta pernah berkarier di Bank Indonesia dan Kementerian Keuangan.