Rugi Bersih Merdeka Gold (EMAS) Melonjak 116% Jadi Rp 459 Miliar Sepanjang 2025

PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) anak usaha MDKA
PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) anak usaha MDKA
Penulis: Karunia Putri
Editor: Yuliawati
12/3/2026, 11.11 WIB

PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) membukukan rugi bersih sebesar US$27,49 juta atau setara Rp459,67 miliar sepanjang 2025. Nilai kerugian tersebut melonjak 116,62% dibandingkan rugi tahun sebelumnya yang sebesar US$12,69 juta.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan tahun 2025, pendapatan EMAS tercatat sebesar US$131,96 ribu. Angka ini merosot 92,51% dibandingkan periode yang sama tahun 2024 yang mencapai US$1,74 juta. Seluruh pendapatan tersebut berasal dari bisnis penyewaan alat berat.

Sejalan dengan penurunan pendapatan, beban pokok pendapatan EMAS juga menyusut menjadi US$277,95 ribu dari sebelumnya US$1,18 juta secara tahunan atau year on year (yoy).

Namun, lonjakan kerugian terutama disebabkan meningkatnya beban umum dan administrasi perseroan. Beban ini naik signifikan dari US$1,01 juta pada 2024 menjadi US$9,48 juta pada 2025.

Kenaikan beban tersebut mendorong rugi usaha perseroan meningkat menjadi US$9,63 juta dari sebelumnya US$449,79 ribu secara tahunan.

Adapun total aset perseroan tercatat sebesar US$740,63 juta pada akhir 2025.

Sekretaris Perusahaan EMAS Adi Adriansyah Sjoekri mengatakan rugi sebelum pajak tercatat lebih tinggi sekitar US$17 juta dibandingkan proyeksi.

Menurut dia, kondisi tersebut terutama disebabkan oleh peningkatan biaya umum dan administrasi sebesar US$7 juta serta kenaikan biaya keuangan sekitar US$7 juta yang digunakan untuk mendukung pertumbuhan dan pengembangan bisnis grup.

“Di mana biaya keuangan ini diproyeksikan sebagian besar dikapitalisasi dalam proyek,” kata Adi dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, dikutip Kamis (12/3).

Ia menambahkan, akibat faktor tersebut, rugi tahun berjalan perseroan tercatat sekitar US$ 17 juta lebih besar dibandingkan proyeksi sebelumnya.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Karunia Putri