AKRA Sepakat Bagi Dividen Rp 1,98 Triliun, Umumkan Perubahan Direksi
Emiten distributor Bahan Bakar Minyak (BBM) merek BP AKR yaitu PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) bakal membayar dividen tunai Rp 1,98 triliun untuk tahun buku 2025. Keputusan tersebut telah direstui dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPT) pada Senin (27/4).
Para pemegang saham AKRA akan mendapatkan dividen tunai senilai Rp 100 per saham yang mereka miliki. AKRA membukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 2,47 triliun pada 2025.
“Dengan total nilai sekitar Rp 1,98 triliun, yang mencerminkan rasio pembagian sekitar 80,08% dari laba bersih tahun 2025,” seperti yang dikutip dalam keterangan resmi AKRA, Senin (27/4).
Nilai tersebut sudah termasuk dividen interim yang telah dibayarkan perseroan pada 19 Agustus 2025 lalu sebesar Rp 50 per saham. Angka dividen tahun ini sama dengan dividen yang dibayarkan AKRA pada tahun buku 2024.
Perseroan membagikan dividen sebesar Rp 100 per saham yang dibagikan dua kali, secara interim dan final masing-masing senilai Rp 50 per saham.
Selain menyetujui pembagian dividen, RUPST juga menetapkan perubahan susunan direksi, termasuk berakhirnya masa jabatan Suresh Vembu sebagai Direktur efektif per 30 Juni 2026. Rapat juga menyetujui penetapan remunerasi bagi Direksi dan Dewan Komisaris.
Sementara itu, dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), pemegang saham menyetujui penyesuaian Anggaran Dasar perseroan terkait Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025, tanpa mengubah kegiatan usaha utama.
Sepanjang 2025, AKRA membukukan pendapatan sebesar Rp 46,02 triliun dan laba bersih Rp2,47 triliun, meningkat 11% dibandingkan tahun sebelumnya. Perseroan juga mencatat EBITDA sebesar Rp 3,67 triliun.
Kinerja tersebut ditopang oleh profitabilitas yang terjaga, dengan return on equity (ROE) sebesar 20% dan return on assets (ROA) sebesar 7%. Struktur permodalan juga dinilai sehat, tercermin dari debt to equity ratio (DER) sebesar 0,3 kali serta posisi kas bersih yang kuat.
Presiden Direktur AKRA Haryanto Adikoesoemo mengatakan capaian 2025 menunjukkan kekuatan fondasi bisnis perseroan melalui model usaha terintegrasi di sektor distribusi energi, logistik dan kawasan industri.
“Perseroan mampu mencatatkan kinerja yang resilien dan berkelanjutan, didukung oleh disiplin operasional, eksekusi strategi yang konsisten, serta ketahanan keuangan yang kuat,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Haryanto mengatakan, kontribusi kinerja berasal dari seluruh segmen usaha. Segmen perdagangan dan distribusi tetap stabil didukung pengelolaan margin yang disiplin serta jaringan logistik yang efisien. Sementara itu, segmen kawasan industri mencatat pertumbuhan signifikan seiring meningkatnya aktivitas tenant, monetisasi lahan, dan utilisasi utilitas di kawasan JIIPE Gresik.
Dari sisi operasional, perseroan mencatatkan kinerja yang andal dengan standar keselamatan tinggi, termasuk pencapaian zero fatality dan nihil insiden keselamatan mayor. Perseroan juga terus memperkuat infrastruktur logistik terintegrasi serta memanfaatkan teknologi digital dan analitik data untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pengambilan keputusan.
Ke depan, AKRA akan fokus memperkuat distribusi energi dan bahan kimia, mengembangkan kawasan industri terintegrasi JIIPE sebagai pendorong pertumbuhan jangka panjang, serta meningkatkan efisiensi melalui digitalisasi dan optimalisasi rantai pasok. Perseroan juga akan secara selektif mengembangkan infrastruktur distribusi dan jaringan ritel energi guna mendukung ketahanan energi nasional.