IHSG Akhir Pekan Naik ke 6.007 saat Asing Net Buy Rp 301 M, BBCA dan DSSA Diburu
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup naik 2,07% ke 6.007 pada perdagangan hari ini, Jumat (12/6). Sebanyak 615 saham menguat, 108 saham terkoreksi, dan 93 saham tidak bergerak.
Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai transaksi saham hari ini sebesar Rp 21,68 triliun dengan volume 37,47 miliar saham dan frekuensi sebanyak 2,40 juta kali. Adapun kapitalisasi pasar IHSG sesi hari ini Rp 10.547 triliun. Indeks bergengsi LQ45 terpantau bergairah dengan naik 1,81%
Menariknya IHSG kembali mencatat aliran masuk asing (net buy) di seluruh pasar sebesar Rp 301 miliar. Secara rinci, total foreign buy tercatat Rp 7,88 triliun, sedikit lebih besar dibandingkan foreign sell Rp 7,58 triliun.
Aliran dana asing masih agresif masuk ke beberapa big caps dan sektor tertentu. Misalnya PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA), PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), hingga PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN).
Di sisi lain, tekanan jual asing paling besar tercatat di PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Astra International Tbk (ASII), hingga PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI).
Di samping itu, dari sebelas sektor yang ada di BEI, sepuluh sektor terpantau menguat. Sektor yang mencatat kenaikan terbesar yakni bahan baku yang naik 4,85%. Adapun saham yang berada di zona hijau yakni PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) naik 4,78% ke Rp 2.850.
Bursa saham Asia seluruhnya kompak di zona hijau. Indeks Nikkei melesat 2,81%, Straits Times naik 0,76%, Shanghai Composite terangkat 1,12%, dan Hang Seng naik 1,93%.
Saham top gainers:
- PT Indika Energy Tbk (INDY) naik 18,32% ke Rp 2.260
- PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) naik 24,79% ke Rp 3.020
- PT PP Presisi Tbk (PPRE) naik 16,25% ke Rp 93
Saham top losers:
- PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) turun 14,91% ke Rp 468
- PT Indosat Tbk (ISAT) turun 2,11% ke Rp 1.855
- PT Satu Visi Putra Tbk (VISI) turun 1,67% ke Rp 1.180