Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) paling banyak diborong investor asing mencapai Rp 615,67 miliar, sedangkan saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) banyak dilepas.
Sejumlah perbankan raksasa RI terpantau diborong asing pada perdagangan hari ini, Jumat (20/2). Perbankan pelat merah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) terpantau paling banyak diborong asing.
Perbankan raksasa PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) merespons kasus soal layanan internet banking BCA yang diduga dapat dialihkan ke tautan (link) palsu.
Presiden Komisaris PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), Jahja Setiaatmadja, baru saja menambah kepemilikan sahamnya di emiten perbankan raksasa nasional tersebut.
Saham perbankan jumbo BBCA, BBRI, BMRI dan BMRI terpantau bergerak terbatas pada perdagangan Senin (2/2). Padahal mayoritas emiten lain bergerak volatil dan banyak yang longsor.
Harga saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) kini sudah merosot hingga ke level yang sama seperti saat pandemi Covid-19 lalu. Pada perdagangan intraday Kamis (29/1) saham BBCA sempat anjlok 8,9%
PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) baru saja merilis laporan keuangan konsolidasi yang diaudit untuk tahun buku 2025. Hasilnya, BBCA membukukan pertumbuhan laba bersih dan sejalan dengan ekspektasi pasar
Net sell asing pada sesi pertama perdagangan hari ini Rp 3,61 triliun. Angka itu bahkan melampaui transaksi net sell asing pada periode pekan lalu, 19-23 Januari 2026 yang berjumlah Rp 3,25 triliun.
Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk atau BCA (BBCA), Hendra Lembong, menyampaikan bahwa sekitar 70% hingga 80% kepemilikan saham BBCA saat ini berada di tangan investor asing.