OJK Resmi Tunjuk Jeffrey Hendrik Jadi Dirut BEI, Ini Susunan 7 Direksi 2026–2030

Katadata/Fauza Syahputra
Pejabat Sementara Direktur Utama BEI, Jeffrey Hendrik menyampaikan paparan pada Katadata ESG Forum di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (6/4/2026).
18/6/2026, 14.08 WIB

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menetapkan Jeffrey Hendrik sebagai Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2026–2030. Jeffrey terpilih setelah melalui serangkaian seleksi. 

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Hasan Fawzi membenarkan bahwa OJK telah menyampaikan surat ke direksi BEI. Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan BEI tahun 2026 akan diselenggarakan pada 29 Juni 2026 mendatang. 

“Diumumkan oleh BEI, sesuai surat OJK tersebut untuk pengangkatannya nanti diagendakan dan dilakukan oleh pemegang saham,” kata Hasan kepada wartawan, Kamis (18/6). 

Dalam dokumen yang beredar menyebut penetapan calon anggota Direksi BEI untuk masa jabatan 2026-2030 dilakukan sesuai ketentuan yang diatur dalam POJK Nomor 58/POJK.04/2016 dan berdasarkan hasil penilaian kemampuan serta kepatutan oleh Komite Penilaian Kemampuan dan Kepatutan.

Berikut calon anggota Direksi BEI periode 2026–2030:

  • Direktur Utama: Jeffrey Hendrik
  • Direktur Penilaian Perusahaan: Saidu Solihin 
  • Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa: Irvan Susandy 
  • Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan: Yulianto Aji Sadono 
  • Direktur Teknologi Informasi dan Manajemen Risiko: Abdul Munim 
  • Direktur Pengembangan: Iding Pardi 
  • Direktur Keuangan, Sumber Daya Manusia, dan Umum: Umi Kulsum 

Profil Jeffrey Hendrik 

Mengutip laman resmi BEI, Jeffrey Hendrik diangkat sebagai direktur pengembangan usaha Bursa Efek Indonesia melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada 29 Juni 2022. Ia mengawali kariernya di PT Zone Pratama pada 1994–1996. 

Selanjutnya, ia berkiprah di bidang corporate finance di PT Transpacific Securindo pada 1996–1999. Jeffrey kemudian menjabat sebagai direktur utama PT Phintraco Sekuritas selama periode 1999–2022. Selain itu, Jeffrey pernah menjadi anggota Komite Perdagangan Efek dan Penyelesaian Transaksi Bursa Efek Indonesia pada 2019–2020. 

Ia juga tercatat sebagai pengurus Asosiasi Perusahaan Efek Indonesia (APEI) di Departemen Perdagangan Efek pada 2020–2022, serta menjadi anggota Satuan Tugas Keuangan Berkelanjutan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sejak 2021. Jeffrey meraih gelar sarjana ekonomi dari Universitas Trisakti pada 1995.



Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Nur Hana Putri Nabila