IHSG Sesi I Turun ke 5.864, Investor Asing Net Sell hingga Rp 425,12 Miliar
Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup turun 0,18% ke level 5.864 pada perdagangan saham sesi pertama awal pekan ini, Senin (6/7). Berdasarkan Stockbit Sekuritas, investor asing mencatatkan aksi jual bersih atau net foreign sell hingga Rp 425,12 miliar.
Lalu saham-saham indeks bergengsi LQ45 terpantau lesu 0,55%. Saham PT Indosat Tbk (ISAT) turun 4,53% ke Rp 1.895, PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) turun 2,08% ke Rp 1.415, dan PT merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) tergelincir 3,85% ke Rp 500.
Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai transaksi saham siang ini sebesar Rp 4,76 triliun dengan volume 10,72 miliar saham dan frekuensi sebanyak 912,07 ribu kali. Sebanyak 285 saham menguat, 295 saham terkoreksi, dan 198 saham tidak bergerak. Adapun kapitalisasi pasar IHSG sesi pertama sebesar Rp 10.297 triliun.
Di samping itu, dari sebelas sektor yang ada di BEI, sembilan sektor terpantau anjlok. Sektor yang mencatat penurunan terbesar yakni transportasi yang melemah 0,51%. Adapun saham di sektor tersebut yang berada di zona merah yakni PT Garuda Indonesia Tbk (GIAA) tergelincir hingga 1,85% ke level Rp 53 per lembar saham.
Di sisi lain, bursa saham Asia bergerak bervariasi. Indeks Hang Seng naik 0,72% dan Shanghai Composite tumbuh 0,12%. Sebaliknya Straits Times terkoreksi 0,12% dan Nikkei turun turun 0,42%.
Saham top gainers:
PT Wahana Interfood Nusantara Tbk (COCO) naik 14,48% ke Rp 332
PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI) naik 13,06% ke Rp 1.385
PT Lima Dua Lima Tiga Tbk (LUCY) naik 9,79% ke Rp 785
Saham top losers:
PT Delta Jakarta Tbk DLTA) turun 7,61% ke Rp 1.760
PT Puri Sentul Permai Tbk (KDTN) turun 6,72% ke Rp 555
PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) turun 5,63% ke Rp 67