Danantara Dapat Tawaran Jadi Pemegang Saham Bandara Madinah, Bagaimana Kansnya?

ANTARA FOTO/Citro Atmoko/sgd/tom.
Umat Islam dari berbagai negara berjalan di pelataran Masjid Nabawi, Madinah, Arab Saudi, Jumat (12/6/2026).
6/8/2026, 19.09 WIB

Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), mendapat tawaran dari Pemerintah Arab Saudi untuk memiliki porsi kepemilikan di Bandara Internasional Pangeran Mohammad Bin Abdulaziz di Madinah.

Ia menceritakan tawaran tersebut muncul dalam rangkaian pertemuannya dengan pemerintah Arab Saudi. Dalam kunjungan itu, Danantara menjalin komunikasi dengan Kementerian Investasi Arab Saudi, hingga penasihat Raja Arab Saudi untuk membahas peluang kerja sama.

Menurut Rosan, pemerintah Arab Saudi secara langsung menawarkan kesempatan kepada Danantara untuk menjadi salah satu pemegang saham Bandara Madinah.

“Ditawarkan untuk Danantara mempunyai porsi kepemilikan di Airport Madinah. Hal itu ditawarkan langsung kepada saya,” kata Rosan di Istana Merdeka Jakarta pada Kamis (6/8).

Menteri Investasi dan Hilirisasi itu menyampaikan pihak Danantara akan bertemu dengan tim dari Mada International Holding yang mengelola Bandara Madinah melalui Tibah Airports yang memegang konsesi pengelolaan Bandara Internasional Pangeran Mohammad Bin Abdulaziz di Madinah. “Kami sedang menjajaki, nanti tim akan segera bertemu dengan timnya dari Mada Group yang mempunyai airport di Madinah tersebut,” ujar Rosan.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu