Lembaga penyedia indeks global FTSE Russell menghapus saham PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) dan PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII) dari indeks FTSE Global Equity Index Series (GEIS) pada periode review September 2026. Keduanya dikeluarkan karena tidak memenuhi kriteria kelayakan tertentu sebagai konstituen indeks.
“Komponen indeks FTSE Russell yang dihapus karena gagal memenuhi kriteria kelayakan tertentu,” tulis FTSE Russell dalam pengumumannya, dikutip Selasa (15/9).
Dalam pengumuman tersebut, FTSE Russell menyebut ALII dan SILO tidak memenuhi Surveillance Stock Screen. ALII sebelumnya tercatat sebagai konstituen FTSE GEIS Micro Cap, sedangkan SILO masuk dalam FTSE GEIS Small Cap.
FTSE Russell menjelaskan kedua saham tersebut sebenarnya telah memenuhi ambang batas kapitalisasi pasar dan likuiditas yang dipersyaratkan untuk masuk indeks. Namun, keduanya tidak lolos dalam Surveillance Stock Screen.
FTSE GEIS merupakan kerangka indeks ekuitas global yang mencakup lebih dari 19.000 saham berkapitalisasi besar, menengah, kecil, hingga mikro di 49 negara maju dan berkembang. Seri indeks tersebut juga menyediakan berbagai indeks modular untuk menargetkan pasar maupun segmen pasar tertentu.
FTSE Russell menyatakan perubahan tersebut telah tercermin dalam file produk indikatif masing-masing review sejak pertama kali dipublikasikan pada Jumat (21/8).
Secara keseluruhan, terdapat 19 saham dari sejumlah negara yang dinyatakan tidak memenuhi eligibility screen dalam review indeks FTSE GEIS September 2026.
Selain ALII dan SILO dari Indonesia, daftar tersebut mencakup 11 saham asal Korea Selatan, tiga saham dari Taiwan, dua saham dari India, dan satu saham dari Turki.
Di lantai bursa, harga saham ALII tuurun1,94% ke level 760 pada perdaganagn intraday pukul 09.09 WIB sementara saham SILO terpantaunaik tipis 0,5% ke level 2.020.