IHSG Sesi I Lesu hingga Net Sell Tembus Rp 1,14 T, Asing Jual BBCA, BMRI, TLKM

Katadata/Fauza Syahputra
Layar digital menampilkan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (8/6/2026).
18/9/2026, 13.02 WIB

Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup turun 0,35% ke level 6.439 pada perdagangan saham sesi pertama hari ini, Jumat (18/9). Sebanyak 207 saham menguat, 406 terkoreksi, dan 173 saham lainnya tidak bergerak. 

Stockbit Sekuritas mencatat investor asing mencatatkan penjualan bersih atau net foreign sell hingga Rp 1,14 triliun. Secara terperinci, foreign buy (pembelian oleh asing) sebesar Rp 1,32 triliun dan foreign sell (penjualan oleh asing) Rp 2,64 triliun.

Terpantau asing paling banyak menjual saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan nilai transaksi Rp 222,05 miliar. Kemudian investor asing juga melego saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 108,93 miliar; PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp 94,06 miliar, dan; PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) senilao Rp 88,68 miliar. 

Berdasarkan data BEI, nilai transaksi saham hingga jeda makan siang ini sebesar Rp 7,50 triliun dengan volume 14,91 dan kapitalisasi pasar sesi pertama hari ini Rp 11.289 triliun.

Dari sebelas sektor yang ada di BEI, delapan sektor mencatat penurunan. Salah satunya sektor kesehatan yang tergelincir hingga 1,73%. Salah satu saham di dalam sektor yang berada di zona merah yakni PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) turun 2,58% ke Rp 755.

Bursa saham Asia didominasi menguat. Indeks Nikkei naik 1,83%, Shanghai Composite terangkat 1,06%, dan Hang Seng tumbuh 0,80%. Sebaliknya Straits Times turun 0,11%.  

Saham top gainers:

  • PT Bayan Resources Tbk (BYAN) naik 19,96% ke Rp 13.825
  • PT Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) naik 3,87% ke Rp 188
  • PT Jhonlin Agro Raya Tbk (JARR) naik 2,63% ke Rp 4.300 

Saham top losers:

  • PT Era Media Sejahtera Tbk (DOOH) turun 13,97% ke Rp 394
  • PT Fortune Indonesia Tbk (FORU) turun 14,97% ke Rp 3.010
  • PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) turun 4,14% ke Rp 324
Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Nur Hana Putri Nabila