Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diramal bergerak konsolidasi pada perdagangan, Kamis (1/10). Seiring dengan itu, analis merekomendasikan saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), PT United Tractors Tbk (UNTR) hingga PT Bank Central Asia Tbk (BBCA).

Tim riset BRI Danareksa Sekuritas mengatakan, IHSG mulai bergerak ke area support Fibonacci 6.019 dengan support berikutnya di 5.854. Kendati demikian dia mengatakan indeks masih berada dalam tekanan.

Tak hanya itu, MACD masih bearish, sehingga menurut BRI Danareksa sinyal rebound belum terkonfirmasi dengan jelas. Indeks berpotensi konsolidasi di area 6.000–6.200. “Kemampuan bertahan di 6.019 menjadi kunci, sementara breakout 6.185–6.240 diperlukan untuk membuka ruang technical rebound lebih lanjut,” tulis tim riset BRI Danareksa Sekuritas dikutip Kamis (1/10).

Support merupakan area harga saham tertentu yang diyakini sebagai titik terendah pada satu waktu. Saat menyentuh support, harga umumnya akan kembali naik karena peningkatan pembelian.

Sedangkan resistance adalah tingkat harga saham tertentu yang dinilai sebagai titik tertinggi. Setelah saham menyentuh level ini, biasanya akan ada aksi jual cukup besar sehingga laju kenaikan harga tertahan.

BRI Danareksa mengatakan, fokus sentimen selanjutnya bergeser ke rilis data ekonomi domestik pada 1 Oktober, terutama inflasi September dan neraca perdagangan Agustus.

Konsensus Reuters memperkirakan surplus perdagangan Agustus sekitar US$ 630 juta, sementara inflasi September diproyeksikan meningkat tipis, data ini akan menjadi penting untuk menilai tekanan eksternal, daya beli domestik, serta ruang kebijakan BI di tengah rupiah yang masih berada di level lemah. 

BRI Danareksa merekomendasikan saham PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS), PT United Tractors Tbk (UNTR) dan PT Indo Acidatama Tbk (SRSN).

Sementara itu analis BinaArtha Sekuritas Ivan Rosanova mengatakan, IHSG sudah mulai bergerak menguji resistance ke level 6.257 sebagai suatu titik aman.

Ivan mengatakan, apabila indeks menembus level tersebut, maka akan membuka jalan untuk kenaikan lebih jauh lagi menuju level 6.423. Dia menekankan, selama penutupan harian masih di atas 6.015, tampaknya rebound cenderung akan mendominasi pasar. 

Level support IHSG berada di level 6.015, 5.850 dan 5.607, sementara level resisten berada di level 6.258, 6.423, 6.552 dan 6.712. Indikator MACD menunjukkan adanya momentum bearish. 

Ivan merekomendasikan saham PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) hingga PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA).

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Karunia Putri