Wall Street Naik di Akhir Pekan, Investor Tunggu Laporan Keuangan Kuartal III
Indeks bursa Wall Street di Amerika Serikat ditutup naik pada perdagangan akhir pekan lalu, Jumat (9/10). Penguatan ditopang lonjakan saham teknologi setelah harga saham merosot imbas kenaikan imbas hasil obligasi Pemerintah AS pada perdagangan sebelumnya.
Indeks Nasdaq Composite naik 0,64% ke level 27.366,17. Indeks S&P 500 juga menguat 0,59% menjadi 7.811,54. Sementara itu, Dow Jones Industrial Average bertambah 423,31 poin atau 0,83% ke posisi 51.654,95.
Nasdaq tercatat naik 0,6% sepanjang pekan, sedangkan Dow Jones menguat 0,9%. Adapun S&P 500 bertambah sekitar 1,2%.
“Penjualan saham mencerminkan ketidakseimbangan posisi investasi yang ekstrem dan, menurut pandangan kami, masih perlu dikoreksi lebih lanjut. Karena itu, kelompok saham teknologi yang terkait dengan AI kemungkinan tidak akan langsung mengalami pemulihan tajam berbentuk huruf V,” tulis Adam Crisafulli dari Vital Knowledge dikutip CNBC, Senin (12/10).
Saham SpaceX naik 1% setelah perusahaan antariksa dan satelit yang dipimpin Elon Musk itu mengumumkan kesepakatan untuk membeli portofolio spektrum frekuensi yang mencakup seluruh wilayah AS. Sebaliknya, saham AT&T, Verizon, dan T-Mobile meroaot karena investor khawatir kesepakatan tersebut dapat meningkatkan persaingan di industri telekomunikasi.
Selain itu, saham perusahaan perangkat lunak memimpin penguatan. Palo Alto Networks naik 5%, sedangkan CrowdStrike dan Palantir Technologies masing-masing menguat 4% dan 5%. Microsoft naik 2%, sementara Amazon yang dikenal sebagai Magnificent Seven bertambah 3%.
Di luar sektor teknologi, sektor kesehatan juga mencatatkan kinerja yang menonjol. Saham Merck dan Gilead Sciences masing-masing melonjak lebih dari 2%. Saham perusahaan vaksin seperti Moderna juga melonjak di tengah optimisme terhadap laporan mengenai upaya pengembangan vaksin kanker oleh National Institutes of Health (NIH) atau Institut Kesehatan Nasional AS.
Pekan ini, musim penyampaian laporan keuangan perusahaan dibuka. Perusahaan bank dijadwalkan merilis kinerja keuangannya. Beberapa perusahaan besar lainnya seperti Johnson & Johnson dan UnitedHealth juga akan melaporkan hasil keuangan mereka.
Kedua perusahaan tersebut dijadwalkan merilis laporan pada Selasa bersama sejumlah perusahaan lain termasuk Wells Fargo dan Citigroup.
Michael Monaghan dari Founder ETFs memiliki pandangan positif terhadap pasar saham hingga akhir tahun. Ia memperkirakan perusahaan-perusahaan akan membukukan pertumbuhan yang signifikan.
Kendati demikian, ia menilai konflik di Timur Tengah dan dampaknya terhadap harga minyak masih berpotensi menekan pasar saham. Risiko tersebut tetap ada meskipun Trump mengatakan pada pekan ini bahwa AS tidak akan menyerang Iran sebelum pemilihan paruh waktu (midterm elections) yang dijadwalkan berlangsung pada awal bulan depan.
“Perang yang lebih ganas, lebih intens secara militer, dan meluas hingga melibatkan lebih banyak wilayah perbatasan belum tercermin dalam harga pasar,” katanya.