Purbaya Sebut Tak Ada Kenaikan Gaji Guru meski Anggaran Pendidikan Naik
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah tidak memiliki rencana untuk menaikkan gaji guru. Padahal, anggaran pendidikan yang dialokasikan pemerintah dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2027 naik menjadi Rp 820,9 triliun.
Alokasi anggaran tersebut mencapai 20% dari total belanja negara tahun depan. Akan tetapi, besaran tersebut masih mencakup Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk 60 juta penerima.
Sebelumnya, Mahkamah Konstitusi (MK) telah memerintahkan anggaran MBG dipisahkan dari anggaran pendidikan. Namun, MK juga memberikan kelonggaran bahwa putusan itu dieksekusi paling lambat dalam APBN 2028.
“Enggak (ada kenaikan gaji guru),” ujar Purbaya seusai Konferensi Pers Nota Keuangan dan RAPBN TA 2027 di Jakarta, Jumat (14/8).
Ketika ditanya lagi apakah tahun depan ada kenaikan gaji, Purbaya juga mengatakan hingga saat ini belum direncanakan untuk menaikkan gaji para pendidik itu. Kendati demikian, ia tidak menutup kemungkinan akan ada kenaikan seiring berjalannya waktu jika pemerintah punya dana lebih banyak.
“Tapi bukan berarti enggak mungkin. Kan bisa saja sambil berjalannya waktu nanti kalau memang pemerintah punya uang lebih dan emang dibutuhkan, kami bisa tambah juga. Tapi sekarang belum direncanakan,” ucap Purbaya.
Dalam Konferensi Pers RAPBN dan Nota Keuangan 2027, Purbaya mengatakan anggaran pendidikan antara lain akan digunakan untuk memberikan bantuan Program Indonesia Pintar kepada 22,1 juta siswa dan Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk 1,1 juta mahasiswa. Anggaran juga akan digunakan untuk memberikan tunjangan profesi kepada 1,3 juta guru non-PNS, dan membangun tujuh Sekolah Unggul Garuda.
“Kami juga akan membangun Sekolah Unggul Garuda dan meningkatkan kualitas pembelajaran melalui (Program) Makan Bergizi Gratis,” kata Purbaya.
Selain itu, anggaran pendidikan akan digunakan untuk membangun 100 Sekolah Rakyat, operasional 166 Sekolah Rakyat, serta merenovasi 12.215 unit sekolah dan madrasah.
Penggunaan anggaran pendidikan juga mencakup Peogram Bantuan Operasional Sekolah atau BOS untuk 54,2 juta siswa, serta Bantuan Operasional Penyelenggaraan Pendidikan Anak Usia Dini (BOP PAUD) untuk 6,3 juta peserta didik. Di samping itu, ada tunjangan profesi untuk 1,7 juta guru ASN daerah, tambahan penghasilan untuk 20 ribu guru ASN daerah, bantuan operasional penyelenggaraan untuk 148 museum dan taman budaya, serta beasiswa LPDP.