OJK Minta Bank Himbara Perkuat Manajemen Risiko Kredit Program Pemerintah
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta bank-bank anggota Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk memperketat penerapan manajemen risiko terkait pembiayaan terhadap program prioritas pemerintah.
"Besarnya kredit/pembiayaan yang disalurkan semestinya harus pula dilengkapi dengan struktur kredit dan sumber pembayaran yang jelas, serta didukung dengan mitigasi risiko dan pemantauan yang memadai," ujar Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae, dalam jawaban tertulisnya di Jakarta, Senin.
OJK secara umum memandang positif peran bank Himbara dalam mendukung berbagai program prioritas pemerintah. Bank Himbara diharapkan menjalankan peran untuk menyukseskan berbagai program pembangunan pemerintah sekaligus tetap mampu menghasilkan laba.
"Bank Himbara merupakan bagian penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sekaligus ikut berperan aktif dalam pemerataan kesejahteraan," ujar Dian.
Adapun beberapa program pemerintah yang melibatkan partisipasi perbankan antara lain kredit usaha rakyat (KUR), penghapustagihan kredit kepada UMKM, program 3 Juta Rumah, Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP), serta program Makan Bergizi Gratis (MBG).
"Dukungan tersebut menunjukkan bahwa industri perbankan secara konsisten mengambil peran dalam mendukung agenda pembangunan nasional sekaligus menjaga momentum pertumbuhan ekonomi," kata Dian.
Terkait penyaluran kredit Kopdes Merah Putih, an menyampaikan bahwa secara umum OJK mendukung komitmen pemerintah dalam pemenuhan kewajiban tersebut sebagaimana telah disampaikan Kementerian Keuangan.
OJK pun berpandangan bahwa berbagai aspek yang terkait dengan pelaksanaan pembayaran kewajiban kepada bank Himbara tersebut telah/tengah dipersiapkan. Hal ini termasuk yang terkait dengan kejelasan sumber pembayaran, berbagai proses verifikasi dan validasi serta lembaga pelaksananya, berbagai dokumentasi yang diperlukan, maupun peraturan dan/atau petunjuk pelaksanaan yang memadai dan dibutuhkan sebagai dasar pelaksanaan proses pembayaran kredit KDKMP tersebut.
"OJK tentunya mengharapkan agar perbankan, termasuk bank Himbara dapat terus berkembang dan bertumbuh tinggi dengan sehat, dilandasi penerapan prinsip manajemen risiko dan tata kelola yang baik," kata Dian.