Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatatkan penyaluran kredit perbankan pada februari 2026 tumbuh 9,37% secara tahunan atau year on year (YoY) menjadi Rp 8.559 triliun.
OJK mencatat Kredit Perbankan tumbuh 9,96% (yoy) menjadi Rp 8.557 triliun pada Januari 2026, dengan kredit investasi sebagai penyumbang pertumbuhan tertinggi sebesar 22,38%.
Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebanyak Rp 276 triliun yang digelontorkan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa ke sejumlah bank BUMN, beberapa bulan lalu, ternyata belum cukup mendorong kredit perbankan.