Bank Mandiri Distribusikan Rp3,22 Triliun BLTS Kesra ke 3,58 Juta Penerima

BANK MANDIRI
Bank Mandiri Salurkan Rp3,22 Triliun BLTS Kesra 2025, Perkuat Daya Beli dan Ekonomi Rumah Tangga
3/11/2025, 17.25 WIB

Bank Mandiri menegaskan komitmennya mendukung program pemerintah dalam menjaga kesejahteraan masyarakat dan stabilitas ekonomi nasional. Tahun ini, bank berlogo pita emas tersebut kembali dipercaya menyalurkan Bantuan Langsung Tunai Sementara Kesejahteraan Rakyat (BLTS Kesra) senilai Rp3,22 triliun kepada sekitar 3,58 juta rekening penerima di seluruh Indonesia.

Program yang digagas Kementerian Sosial RI ini menjadi bagian dari kebijakan ekonomi pemerintah untuk memperkuat daya beli dan menjaga konsumsi rumah tangga. Penyaluran BLTS Kesra juga sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang menempatkan kesejahteraan rakyat sebagai prioritas utama pembangunan nasional.

“Sebagai mitra strategis pemerintah, kami memastikan seluruh infrastruktur dan jaringan distribusi kami beroperasi maksimal agar bantuan dapat diterima masyarakat dengan cepat, aman, dan tepat sasaran,” ujar Sri Dono Indarto, Senior Vice President Government Project 1 Bank Mandiri, Senin (3/11).

Penyaluran dana BLTS Kesra akan dimulai 4 November 2025 melalui jaringan kantor cabang, ATM Mandiri, serta Mandiri Agen yang tersebar hingga pelosok daerah.

Menurut Sri Dono, sinergi antara pemerintah dan dunia perbankan menjadi faktor penting dalam memperkuat daya tahan ekonomi nasional.

“Melalui sinergi ini, kami meyakini bahwa BLTS Kesra berperan penting dalam menjaga daya beli masyarakat serta memperkuat keberlangsungan aktivitas ekonomi di tingkat rumah tangga,” ujarnya.

Program BLTS Kesra merupakan salah satu dari dua paket kebijakan ekonomi yang diluncurkan pemerintah pada Oktober 2025, berdampingan dengan Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi. Kedua program tersebut dirancang untuk meningkatkan daya beli, menciptakan lapangan kerja baru, serta memberdayakan masyarakat di tingkat akar rumput.

“Sinergi antara pemerintah dan dunia perbankan menjadi kunci dalam mempercepat realisasi visi Asta Cita, khususnya dalam memperkuat ekonomi rakyat dan mengurangi kesenjangan sosial. Kami percaya bahwa setiap rupiah yang tersalurkan kepada masyarakat tidak hanya menjadi bantuan, tetapi juga investasi sosial untuk masa depan bangsa,” tutup Sri Dono.

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.