Yield Tinggi, 11 Perusahaan Tunda Obligasi

KATADATA/
KATADATA | Arief Kamaludin
Penulis:
Editor: Arsip
12/5/2014, 00.00 WIB

KATADATA ? Sebanyak 11 perusahaan memilih menunda rencana untuk menerbitkan surat utang dengan total Rp 3,5 triliun. Penundaan ini dikarenakan tingginya permintaan imbal hasil (yield). Hal ini mengakibatkan tertundanya rencana ekspansi perusahaan.

Berdasarkan data PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo),  penundaan rencana obligasi dengan nilai emisi terbesar, yakni Rp 800 miliar, adalah salah satu perusahaan jalan tol. Namun, Pefindo tidak menyebutkan nama perusahaan tersebut.

Analis Pefindo Guntur Tri Hariyanto mengatakan selain karena yield tinggi, para obligor juga cenderung berhati-hati memantau kondisi politik. ?Walaupun kondisi politik relatif stabil, penerbit obligasi tetap belum bisa tenang hingga presiden dan wakilnya terpilih,? ujarnya, seperti dikutip harian Bisnis Indonesia, Senin (12/5).

Meski ada 11 perusahaan yang menunda renca obligasinya, setidaknya ada sembilan perusahaan yang menyatakan siap menerbitkan obligasi tahun ini. Total emisi dari sembilan perusahaan tersebut mencapai Rp 15,3 triliun.

Menurutnya, perusahaan yang nekat menerbitkan obligasi tahun ini dikarenakan dua faktor, yaitu ekspansi yang tidak bisa ditunda dan pembiayaan kembali (refinancing) obligasi yang sudah jatuh tempo.

Reporter: Redaksi