MotoGP Mandalika 2022 Berkontribusi Rp5 Triliun pada Ekonomi RI

ANTARA FOTO/Andika Wahyu/foc.
Pembalap Red Bull KTM Factory Racing Miguel Oliveira (kanan) memacu kecepatan sepeda motornya saat balapan MotoGP seri Pertamina Grand Prix of Indonesia di Pertamina Mandalika International Street Circuit, Lombok Tengah, NTB, Minggu (20/3/2022). Miguel Oliveira berhasil menjadi juara pertama diikuti pembalap Monster Energy Yamaha Fabio Quartararo dan pembalap Pramac Racing Johann Zarco.
2/8/2022, 17.22 WIB

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif atau Parekraf menyatakan ajang MotoGP Mandalika 2022 telah berkontribusi Rp 5,08 triliun ke perekonomian nasional. Ajang tersebut secara tidak langsung juga mendongkrak perekonomian Nusa Tenggara Barat sebesar 3,3% pada kuartal I-2022.

Menteri Parekraf, Sandiaga S Uno, mengatakan telah bekerja sama dengan Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) untuk mengkaji dampak ekonomi dari ajang MotoGP Mandalika 2022. Namun demikian, Sandiaga masih belum dapat mempublikasikan tingkat pengembalian investasi dari pergelaran MotoGP di Mandalika setiap tahunnya.

"Sebagai bentuk kolaborasi antar lembaga, dampak bisnis berupa indikator internal rate of return, return on asset, dan operation expenditure, studinya tengah dilakukan oleh PT Pengembangan Pariwisata Indonesia," kata Sandiaga dalam jawaban tertulis kepada Katadata.co.id, Selasa (2/8).

Secara sederhana, internal rate of return (IRR) dan return on asset (ROA) merupakan indikator tingkat pengembalian investasi dalam jangka waktu tertentu. Sementara itu, operation expenditure (Opex) adalah dana yang dikeluarkan untuk mengoperasikan alat produksi dalam setahun.

Sandiaga mencatat pemerintah secara langsung telah menyuntikkan dana senilai Rp 3,9 triliun dalam ajang MotoGP Mandalika 2022. Alokasi terbesar adalah investasi konstruksi sirkuit hingga Rp 1,9 triliun.

Selain itu, anggaran yang dikeluarkan lintas kementerian mencapai Rp 1,18 triliun. Sementara itu, total insentif yang diberikan selama ajang MotoGP Mandalika 2022 mencapai Rp 251,14 miliar.

Sebanyak 60.000 tiket untuk menghadiri MotoGP Mandalika 2022 ludes terjual. Biaya operasional dan promosi yang dikeluarkan selama proses penjualan tiket tersebut mencapai Rp 25,86 miliar.

Sandiaga memproyeksikan pertumbuhan ekonomi di Nusa Tenggara Barat pada tahun ini mencapai 7,76% pada 2022 akibat adanya ajang MotoGP Mandalika 2022. Jika gelaran balap motor internasional tersebut tidak ada, proyeksi pertumbuhan ekonomi di Nusa Tenggara Barat hingga akhir tahun hanya mencapai 4,46%.

Selain pertumbuhan ekonomi, Sandiaga mengatakan bahwa gelaran MotoGP Mandalika 2022 juga memicu pertumbuhan konsumsi, menyerap tenaga kerja, pertumbuhan upah, pertumbuhan investasi, dan pertumbuhan ekspor di Nusa Tenggara Barat. Menurutnya, peningkatan penyerapan tenaga kerja terjadi akibat meningkatnya investasi, seperti di bidang konstruksi, transportasi, akomodasi, restoran, dan jasa hiburan.

"Ajang MotoGP di Mandalika memberikan sumbangan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 0,035%," kata Sandiaga. 

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan terjadi penurunan Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Indonesia pada April 2022 menjadi 34,23%. Angka tersebut turun 10,92 poin persentase dari TPK hotel berbintang pada Maret 2022 yang menyentuh 45,15%. Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, TPK hotel berbintang pada April 2022 juga turun 0,4 poin persentase.

 Menurut Kepala BPS Margo Yuwono, penurunan tingkat penghunian kamar ini disebabkan oleh berakhirnya gelaran MotoGP Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

"Sehingga, itu menyebabkan penurunan TPK yang cukup dalam, khususnya di NTB pada April 2022," ujar Margo dalam konferensi pers virtual, Kamis (2/6/2022).

Reporter: Andi M. Arief