KAI Luncurkan Asisten Virtual Berbasis AI di Sejumlah Stasiun

ANTARA FOTO/Cahya Sari/Ak/YU
Sejumlah calon penumpang menunggu kedatangan kereta api jarak jauh (KAJJ) di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Rabu (6/12/2023). PT KAI (persero) menambah 84 perjalanan kereta api untuk menghadapi lonjakan penumpang saat libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 mulai 21 Desember 2023-7 Januari 2024.
Penulis: Agustiyanti
23/12/2023, 11.47 WIB

PT Kereta Api Indonesia atau KAI meluncurkan asisten virtual berupa avatar chatbot berbasis kecerdasan buatan (AI) generatif yang hadir dalam medium TV display vertical di sejumlah stasiun. Asisten virtual ini dapat merespons pertanyaan pelanggan secara real time melalui suara ataupun teks. 

Asisten virtual ini memanfaatkan teknologi Azure OpenAI Service dan Azure Cognitive Service Microsoft dengan karakter avatar bernama Nilam. Nilam dapat diaktifkan dengan sentuhan maupun suara dan tersedia di Stasiun Gambir Jakarta, Stasiun Bandung, Stasiun Yogyakarta, serta Stasiun Surabaya Guben sejak Jumat (22/12).

 “Setiap harinya, terdapat lebih dari 200 orang yang datang ke customer service stasiun untuk menanyakan informasi seputar kereta api, seperti ketersediaan tiket, informasi prosedur pembatalan tiket, atau informasi fasilitas yang ada di stasiun," ujar Direktur Niaga KAI Hadis Surya Palapa seperti dikutip dari siaran pers, Sabtu (23/12) 

Menurut Surya,  pelanggan biasanya harus mengambil nomor antrean dulu dan menunggu giliran. Padahal, menurut dia, banyak pelanggan yang terburu-buru mengejar jadwal perjalanan. "Itulah sebabnya, kami meluncurkan asisten virtual Nilam yang dapat membantu meningkatkan jumlah layanan terhadap pelanggan di waktu bersamaan," kata dia. 

Ia menjelaskan, aktivasi layanan ini dapat dilakukan sesederhana dengan menyentuh layar atau melalui suara dengan mengucapkan ‘halo nilam’. Pelanggan selanjutnya bisa mengutarakan pertanyaan secara langsung atau mengetikkan teks pertanyaan di layar. Asisten virtual Nilam akan langsung memberikan jawabannya. "Kami berharap, dengan adanya asisten virtual Nilam, para agen customer service kami bisa fokus melayani kebutuhan pelanggan yang lebih kompleks,” kata Hadis.

Asisten virtual Nilam juga memiliki kapabilitas multi-bahasa dari Azure OpenAI Service. Beberapa bahasa yang dapat digunakan selain Bahasa Indonesia yaitu Bahasa Inggris, Bahasa Mandarin, serta bahasa daerah seperti Bahasa Jawa dan Sunda.

Kehadiran asisten virtual Nilam  hadir di Stasiun Gambir, Bandung, Yogyakarta, dan Surabaya Gubeng yang merupakan stasiun-stasiun kereta api terpadat di Indonesia. Ke depannya, asisten virtual ini diharapkan dapat hadir di stasiun-stasiun lainnya, dengan dukungan bahasa yang juga semakin bervariasi.