Purbaya Bakal Efisiensi Anggaran dalam Tiga Tahap, Target Hemat Rp 80 Triliun
Pemerintah berencana melakukan efisiensi anggaran dalam tiga tahap sebagai respons untuk menghadapi dampak perang antara Iran dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menargetkan efisiensi anggaran dapat menghasilkan penghematan Rp 80 triliun.
“Sudah dihitung, hematnya Rp 80 triliun. Kan tahap satu, tahap dua, tahap tiga. Tahap dua dan tahap tiga, sedang kami jalankan,” kata Purbaya di kantor Kemenkeu, Rabu (26/3).
Purbaya menekankan, efisiensi akan diterapkan untuk anggaran kementerian/lembaga yang bersifat tidak penting, seperti anggaran kedinasan.
“Yang jelas angkanya udah clear, anggarannya udah clear, jadi APBN saya bisa dikendalikan enggak tembus 3%,” katanya.
Purbaya pun menyayangkan adanya anggapan kebocoran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Menurutnya, penilaian itu berasal dari golongan awam yang tidak paham bagaimana ekonomi berjalan.
“Cuma gini, orang-orang di luar tuh kalau menurut saya agak awam tentang pengelolaan APBN. Jadi kalau semuanya naik, (beranggapan) ‘wah, akan jebol,” katanya.
Ia menekankan, pemerintah memiliki langkah-langkah pengendalian APBN. Purbaya meminta, masyarakat tak perlu khawatir.
“Kami bisa kendalikan dan bisa menaikkan income. Jadi mau 3% (defisit) apa enggak, tergantung kita, mau apa enggak. Sekarang enggak, karena kami ingin menjalankan APBN yang prudent,” kata Purbaya.