Pemerintah akan Umumkan Kebijakan WFH 1 Hari Sepekan Malam Ini
Pemerintah akan mengumumkan kebijakan mengenai bekerja dari rumah (WFH) atau bekerja dari rumah untuk aparatur sipil negara (ASN), pada Selasa (31/3) malam.
Pengumuman akan disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto secara virtual dari Seoul, Korea Selatan. Bersamaan dengan itu, pemerintah akan mengumumkan langkah lain mengatasi dampak perang Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.
"Kami akan mengundang teman-teman media di acara Konferensi Pers secara hybrid langsung dari Seoul, besok malam jam 21.00 waktu Seoul (jam 19.00 WIB),” kata Susiwijono dalam keterangannya, Senin (30/3).
Sebelumnya, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan kebijakan WFH atau bekerja dari rumah telah rampung dibahas dan akan segera diumumkan. Namun, bendahara negara ini mengatakan pengumuman akan disampaikan oleh Airlangga.
“Sudah diputuskan, nanti diumumkan, bukan saya yang mengumumkan,” kata Purbaya di kantor Kemenkeu, Jakarta Pusat, Rabu (25/3).
Dalam perhitungannya, pemerintah menilai Jumat merupakan hari dengan jam kerja paling pendek. Sehingga, dampaknya paling kecil apabila kebijakan ini diterapkan pada hari tersebut.
Meski demikian, ekonom menilai rencana pemerintah menerapkan kebijakan WFH satu hari dalam sepekan dinilai belum tentu efektif menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM). Ekonom menganggap rencana tersebut justru berpotensi memperberat beban subsidi energi di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Ekonom Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Nailul Huda menilai kebijakan tersebut tidak serta-merta menurunkan konsumsi energi. Menurutnya, pengurangan mobilitas harian justru berpotensi digantikan oleh konsumsi energi dalam bentuk lain.
“Karena hanya mengalihkan konsumsi ke energi lainnya. Bahkan bisa jadi ada aktivitas lain seperti pulang kampung atau liburan yang tetap menggunakan BBM,” ujarnya.
Ia mengatakan bahwa tanpa perubahan perilaku yang lebih mendasar, kebijakan ini berisiko tidak memberikan dampak signifikan terhadap penghematan energi.