Rupiah Loyo Lagi Dekati 17.100 per Dolar, Pasar Ragukan Gencatan Senjata Iran-AS
Nilai tukar rupiah melemah 0,34% ke level 17.070 per dolar AS pada perdagangan pagi ini, Kamis (9/4). Analis menilai, pelemahan rupiah terjadi seiring dolar AS yang menguat karena pasar mulai meragukan efektivitas gencatan senjata antara AS dan Iran.
Mengutip Bloomberg, kurs rupiah dibuka melemah tipis 20 poin di level 17.032 per dolar AS dan terus melemah ke level 17.070 per dolar AS pada pukul 09.30 WIB.
"Pasar mulai meragukan gencatan senjata dapat bertahan, merespon tuduhan Iran bahwa AS telah melanggar kesepakatan," ujar Analis Doo Financial Lukman Leong kepada Katadata.co.id, Kamis (9/4).
Keraguan ini, menurut Lukman, muncul setelah Iran menyinggung serangan Israel terhadap Lebanon. Mengutip Reuters, Iran menyatakan negosiasi dengan AS untuk mencapai perdamaian permanen menjadi tidak masuk akal, menanggapi serangan Israel terhadap Lebanon pada Rabu (9/4) yang menewaskan ratusan orang.
AS dan Iran rencananya akan memulai negosiasi pada 10 April 2026. Presiden AS Donald Trump menyatakan telah menerima 10 poin yang diminta Iran sebagai dasar negosiasi. Salah satu poinnya adalah penghentian pertempuran di semua sisi, termasuk Lebanon.
Lukman memperkirakan, kurs rupiah hari ini akan bergerak pada rentang 16.950-17.100 per dolar AS.