Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II Dibuka, 80% untuk STEM Industri Strategis

Ilustrasi LPDP/dok.ist
Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mengelola akumulasi Dana Abadi Bidang Pendidikan sebesar Rp 180,81 triliun per 31 Mei 2026.
Penulis: Ade Rosman
Editor: Ahmad Islamy
30/6/2026, 15.55 WIB

Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) resmi membuka pendaftaran beasiswa LPDP tahap II Tahun 2026 pada Selasa (30/6). Pendaftaran dibuka selama satu bulan dengan tenggat waktu akhir 31 Juli 2026.

Direktur Utama LPDP, Yon Arsal mengatakan, dua program utama dalam beasiswa LPDP tahap kedua ini adalah STEM Industri Strategis dan Social, Humanities, Arts for People, Religious Studies, Economics (SHARE). 

Secara terperinci, bidang STEM Industri Strategis mencakup sektor pangan, energi, pertahanan, digitalisasi termasuk akal imitasi (AI) dan semikonduktor, kesehatan, hilirisasi, maritim, manufaktur dan material maju, serta kewirasahaan dan industri kreatif. 

Selain itu, LPDP juga mendukung pendanaan untuk bidang STEM-related, yang terdiri dari bisnis dan ekonomi serta hukum dan kebijakan publik yang mendukung bidang industri strategis.  

Sementara itu, untuk bidang SHARE dinilai tetap penting dalam memperkuat aspek sosial, kebijakan publik, ekonomi, budaya, pendidikan, serta keagamaan yang menopang pembangunan nasional.

Yon menjelaskaan, sebagian besar jatah beasiswa dialokasikan untuk bidang STEM dan bidang-bidang terkait industri strategis. Secara rinci, ia menyebut 80% jatah beasiswa LPDP tahap II 2026 ini dialokasikan untuk bidang tersebut. Sementara itu, sisa kuota lainnya sebanyak 20% dialokasikan untuk bidang SHARE. 

“Kita peningkatan STEM bergerak terus pada 2025 itu 66 sampai 69 persen, 2026 di 74 persen. Kita akan coba sampai minimal 80 persen ke STEM dan STEM related,” kata Yon Arsal dalam keterangannya, dikutip Selasa (30/6).

Pada kesempatan yang sama, Yon Arsal juga memastikan pemerintah memberikan prioritas untuk para pendaftar yang berasal dari daerah terpencil dan tertinggal. 

Adapun, dalam pendaftaran beasiswa tahap II ini, terdapat sejumlah perubahan ketentuan, yang disebut LPDP menguntungkan bagi para pendaftar, yakni sebagai berikut: 

Keringanan persyaratan Bahasa Inggris 
a. Untuk pendaftar kriteria afirmasi: 

  • Tujuan dalam negeri: tetap tidak dipersyaratkan sertifikat kemampuan Bahasa Inggris. 
  • Tujuan luar negeri:
    1) Bagi yang telah memiliki LoA Unconditional, tidak wajib sertifikat bahasa
    2) Bagi yang belum memiliki LoA Unconditional, penambahan opsi sertifikat Bahasa Inggris dari pusat bahasa perguruan tinggi dalam negeri. 
  • Bagi pendaftar dari kelompok afirmasi Putra-Putri Papua tetap tidak dipersyaratkan IPK minimal serta kemampuan bahasa Inggris, baik untuk tujuan dalam negeri maupun luar negeri.

    b. Untuk pendaftar kriteria non afirmasi (pendaftar umum/CPNS/PNS/TNI/POLRI): 
  • Bagi yang telah memiliki LoA Unconditional, tidak wajib sertifikat bahasa 
  • Bagi yang belum memiliki LoA Unconditional:
    1) Tujuan dalam negeri: penambahan opsi sertifikat Bahasa Inggris dari pusat bahasa perguruan tinggi dalam negeri dan TOEP.
    2) Tujuan luar negeri: penambahan opsi sertifikat Bahasa Inggris yaitu Duolingo.

    c. Untuk pendaftar beasiswa Talenta Riset dan Inovasi Nasional jalur Doctor by Research 
  • Bagi yang telah memiliki LoA Unconditional, tidak wajib sertifikat bahasa.
  • Bagi yang belum memiliki LoA Unconditional:
    1) penambahan opsi sertifikat Bahasa Inggris dari pusat bahasa perguruan tinggi dalam negeri.
    2) Penurunan skor minimal Bahasa Inggris dibandingkan tahap 1.

Pembaharuan Daftar Perguruan Tinggi Tujuan 
a. Penambahan Universitas Unggulan dari sebelumnya 17 universitas unggulan untuk seluruh program studi, menjadi 31 universitas unggulan yang terdiri dari 17 universitas untuk seluruh program studi dan 14 universitas tambahan khusus program studi STEM. 
b. Pembaruan daftar perguruan tinggi tujuan dalam negeri, luar negeri, double/joint degree untuk beasiswa STEM Industri Strategis dan SHARE serta pembaruan daftar perguruan tinggi tujuan untuk Beasiswa Keolahragaan. 

“Beasiswa LPDP terbuka bagi seluruh warga negara Indonesia yang memenuhi syarat. Pendaftaran Beasiswa LPDP Tahap II Tahun 2026 dapat dilakukan melalui laman resmi LPDP sesuai jadwal dan ketentuan yang telah ditetapkan,” tulis LPDP. 

Adapun, LPDP mengelola akumulasi Dana Abadi Bidang Pendidikan sebesar Rp 180,81 triliun per 31 Mei 2026. Yang mana, beasiswa LPDP ini bersumber dari dana publik. 

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Ade Rosman