Prabowo Panggil Purbaya hingga AHY ke Hambalang, Apa yang Dibahas?

ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/bay/wsj.
Presiden Prabowo Subianto tiba untuk menghadiri Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I DPR Tahun Sidang 2026-2027 di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Rapat tersebut beragendakan pidato Ketua DPR RI pada Pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 serta pidato Presiden Republik Indonesia dalam rangka Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan dan Dokumen Pendukungnya.
1/9/2026, 20.54 WIB

Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas bersama sejumlah menteri di Hambalang, Kabupaten Bogor, pada Selasa (1/9). Menteri dan kepala lembaga yang hadir, antara lain Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono.

Selain itu, ada pula CEO BPI Danantara Rosan Roeslani, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, hingga Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Letnan Kolonel TNI Teddy Indra Wijaya, menyampaikan, pemerintah terus berupaya menghadirkan rumah yang lebih layak dan terjangkau bagi masyarakat.

“Rapat membahas upaya menghadirkan rumah yang lebih layak dan terjangkau, termasuk kebijakan untuk meringankan akses pembiayaan perumahan agar semakin banyak masyarakat dapat memiliki rumah,” kata Teddy, dalam keterangan pers yang diterbitkan oleh Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden.

Selain meningkatkan akses terhadap hunian layak, pemerintah juga memberikan perhatian pada kualitas lingkungan permukiman. Melalui Gerakan Indonesia ASRI, pembenahan dilakukan secara menyeluruh agar masyarakat tidak hanya memiliki rumah yang layak, tetapi juga tinggal di lingkungan yang sehat dan nyaman.

Menurut Teddy, program bedah rumah telah menjangkau 400 ribu rumah sejak 2025 hingga saat ini, Program tersebut dilanjutkan dengan berbagai upaya peningkatan kualitas lingkungan permukiman, mulai dari penyediaan dan perbaikan air bersih dan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK), pengelolaan sampah, hingga peningkatan kebersihan dan keindahan lingkungan.

Pemerintah memandang bahwa peningkatan kualitas tempat tinggal tidak cukup hanya berfokus pada kondisi fisik bangunan. Lingkungan di sekitar hunian juga menjadi bagian penting dalam mewujudkan kualitas hidup yang lebih baik bagi masyarakat.

“Karena rumah yang layak bukan hanya tentang bangunan. Tempat tinggal juga harus berada di lingkungan yang bersih, sehat, aman, nyaman, resik, dan indah,” kata Teddy.

======

https://dokumentasi.istanapresiden.go.id/s/98fBGGaiyHHiaw8 (Foto: Laily Rachev - Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Baca artikel ini lewat aplikasi mobile.

Dapatkan pengalaman membaca lebih nyaman dan nikmati fitur menarik lainnya lewat aplikasi mobile Katadata.

Reporter: Muhamad Fajar Riyandanu