Cerita Purbaya Dongkol Dipecat Mendadak di Tengah Rapat dengan DPD
Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan sempat dongkol setelah dipecat secara tiba-tiba dari posisi Menteri Keuangan. Ia juga sempat mengalami kesulitan tidur semalam setelah pemecatan.
"Kemarin masih susah tidur, masih kesal juga tuh. Tapi kan sekarang sudah lumayan (lega),” kata Purbaya usai agenda serah terima jabatan di Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa (15/4).
Purbaya tak memungkiri ia sempat merasa sebal lantaran dicopot dari posisi tersebut. Ia berdalih hal itu manusiawi. “Ada (sebal), kan saya orang,” katanya.
Purbaya tak menyangka dan memiliki firasat akan dicopot oleh Presiden Prabowo Subianto. Namun ia menyebut memiliki perhitungan tentang kemungkinan ia dipecat.
“Itu feeling-nya enggak ada, cuma ada hitungan saya, ada sesuatu yang mungkin 50-50 chance-nya. Tapi kan setelah itu, kan itu hak prerogatif Presiden,” kata dia.
Purbaya juga menceritakan proses pemecatannya. Ia mendapat kabar secara mendadak pada Senin (14/9) ketika tengah mengikuti rapat dengan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Menteri Sekretariat Negara, Prasetyo Hadi, yang menyampaikan kabar pemecatan dirinya.
Purbaya mempunyai perkiraan akan dicopot dari jabatannya saat mendapat telepon tersebut. “Ya kita udah hitung-hitung kira-kira 50-50 lah. Tapi baru dikasih tahunya waktu itu (saat dihubungi Prasetyo),” kata Purbaya.
Purbaya menduga, salah satu penyebab pencopotannya itu berkaitan dengan rotasi besar-besaran di jajaran Direktorat Jenderal Pajak pada pekan lalu. “Sebagian ada. Sebagian iya,” kata dia.
Kendati demikian, Purbaya mengaku ‘legowo’ lantaran keputusan tersebut merupakan hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto.
Kini, perasaannya sudah lebih baik dibadingkan saat pertama kali mendengar kabar pemecatannya. “Lebih happy, happy. Nanti malam bisa tidur tenang gitu. Semalam masih mikir-mikir jadi agak susah tidur, tapi saya yakin besok udah tenang, aman,” kata Purbaya.