BPS Catat Pengangguran Turun, Tapi Makin Banyak Orang Kerja Informal
Badan Pusat Statistik (BPS) mengatakan tingkat pengangguran terbuka (TPT) mencapai 4,75% pada Agustus 2026, turun dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar 4,85%. Namun, penurunan tingkat pengangguran ini lebih banyak ditopang oleh peningkatan penyerapan tenaga kerja di sektor informal.
“Angka pengangguran TPT turun ke 4,75%, tetapi persentase pekerja informal naik dari 57,8% pada Agustus 2025 menjadi 57,93% di Agustus 2026,” kata Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik Moh. Edy Mahmud dalam konferensi pers, Kamis (5/11).
Selain pekerja informal, kenaikan juga terjadi pada pekerja setengah pengangguran atau mereka yang bekerja kurang dari 35 jam per minggu dan masih mencari pekerjaan. Tingkat penduduk setengah menganggur naik dari 7,91% pada Agustus 2025 menjadi 8,68% pada Agustus 2026.
Edy tak menjelaskan lebih lanjut apa alasan meningkatnya persentase pekerja informal meski jumlah TPT menurun. Dalam kesempatan tersebut dia justru menjelaskan alasan angka TPT Agustus cenderung lebih tinggi dibandingkan periode Februari atau Mei.
“Ada pengaruh musiman, dimana pada Agustus biasanya banyak pencari kerja yang baru menyelesaikan pendidikan, sebagai tambahan supply angkatan kerja Hal ini dapat menyebabkan kenaikan TPT pada Agustus 2026 dibandingkan dengan Februari dan Mei 2026,” ujarnya.
Selain itu, menurutnya, pada Februari dan Mei terjadi masa tanam dan panen yang menyebabkan bertambahnya jumlah orang yang bekerja terutama di sektor pertanian pada Februari-Mei 2026 dibandingkan Agustus 2026.